Guru Cantik Yang Pintar Menjahit

- Redaksi

Minggu, 28 Mei 2017 - 05:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com – Menjalankan sebuah bisnis yang paling asyik memang dari sebuah hobi. Selain bisa menyalurkan hobi, kita pun bisa meraup rupiah dari hobi tersebut. Seperti yang dilakukan seorang guru SMK swasta di Kota Cirebon, Siska Soemadi.

Sejak masa sekolah hingga saat ini, ia menekuni hobi menjahitnya. Meski sibuk mengajar, Siska tetap bisa menerima order membuat baju, mengecilkan atau mengubah model baju sekalipun. Kepada RakyatJabarNews.com, Siska menuturkan bahwa awal mulanya, hobinya itu muncul karena keinginan orangtua yang menyekolahkannya di SMKN 2 Kota Cirebon dengan mengambil jurusan tata busana.

“Awalnya saya kurang tertarik masuk sekolah kejuruan, karena saya lebih minat ke SMA umum. Tapi pada akhirnya setelah dijalani selama 3 tahun sekolah, banyak sekali ilmu yang didapat tentang tata busana, dan akhirnya saya pun menyukainya,” ungkap Guru Bahasa Indonesia ini.

Setelah lulus SMK, Siska melanjutkan studi ke perguruan tinggi swasta di Kota Cirebon. Di sana, teman-temannya menilai bahwa pilihan Siska itu tidak nyambung, karena dari SMK jurusan tata busana melanjutkan kuliah di FKIP jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.

“Banyak yang bertanya kenapa tidak melanjutkan kuliah ke jurusan yang sama yaitu tata busana, supaya tambah mendalami. Saya jawab, sebenarnya saya tidak diizinkan oleh orang tua untuk kuliah ke luar kota, jadi saya lebih memilih kuliah di Cirebon. Kuliah kan bisa di mana saja, asal kita menikmati dan menyukai jurusan tersebut,” katanya.

Setelah ia memasuki awal perkuliahan, ia mulai berani membuka order menjahit. Pada awalnya, ia membuka order jahit hanya kepada teman-teman dekat kuliahnya saja, seperti mengecilkan pakaian-pakaian yang ukurannya tidak pas. Setelah itu teman-temannya mulai mengetahui kalau dia bisa menjahit.

“Pada suatu ketika, saya mempunyai dosen yang asli orang Bandung dan baru menetap di Cirebon. Beliau bertanya kepada teman-teman bahwa sedang mancari orang yang bisa menjahit. Teman-teman bilang ke dosen tersebut kalau saya bisa menjahit dan membuka jahitan. Akhirnya, ibu dosen menjahit ke saya, mulai dari mengecilkan, mengubah model baju dan lainnya. Menurut beliau, hasil jahitannya memuaskan,” ucap pemilik Sisca’s Gallery ini.

Dalam menekuni usahanya ini, Siska dibantu oleh tantenya yang memang lulusan sekolah tata busana. Ia mengungkapkan, meskipun usaha order menjahit ini masih terhitung kecil dan di rumah saja, tapi orderan yang masuk lumayan menumpuk. “Karena takut tidak dapat memenuhi orderan, pelayanan order menjahit Sisca’s Gallery ini belum sampai online, masih melalui sms, BBM/WA,” katanya.

Siska berharap, apa yang ia lakukan ini dapat menginspirasi bahwa perempuan juga bisa berwirausaha  dengan mengembangkan kesukaan yang ada di dalam diri, bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. (Dul/RJN)

Baca Juga :  Pemkota Bekasi Gelar Sosialisasi Perda Nomor 07 Tahun 2021 Kepada Pengurus Koperasi dan Pelaku UMKM
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Bekasi Heritage Experience, Ajak Peserta Belajar Membatik
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB