Tokoh Pangandaran Dukung Visi Pengembangan Wisata dan Pertanian Kang Uu

- Redaksi

Minggu, 27 Mei 2018 - 21:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Pangandaran – Sejumlah tokoh publik di Kabupaten Pangandaran mendukung program serta visi Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Uu Ruzhanul Ulum dalam memetakan rencana pengembasan kawasan pesisir Pantai Selatan Jawa tersebut.

Saat berdiskusi dengan warga, Kang Uu yang memiliki darah keturunan Pangandaran dari sang kakek, K.H. Choer Affandi mengatakan jika ia berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan daerah leluhurnya tersebut. Menurutnya, kondisi Pangandaran saat ini telah lebih baik ketimbang yang menampak beberapa tahun ke belakang.

“Sekarang Kabupaten Pangandaran di bawah pimpunan Pak Jeje (bupati) sudah bagus. Pangandaran jalannya sudah mulus, banyak pembangunan tapi insyaallah nanti akan lebih maju lagi,” kata Kang Uu di Pangandaran, Minggu (27/5) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga mengaku telah memilik rencana mengembangkan Pangandaran menjadi daerah yang berfokus pada sektor pertanian dan wisata jika terpilih menjadi orang nomor dua di Jabar nanti. Menurutnya, kedua sektor itu punya potensi untuk dikembangkan dan sesuai dengan kondisi topografi Pangandaran.

Uu menuturkan Pangandaran memiliki potensi pariwisata di berbagai sisi, termasuk di antaranya wisata bahari, sejarah, kerajinan, kuliner, dan religi. Jika digabungkan dan dikelola dengan baik, potensi pariwisata itu akan menguntungkan dan berdampak positif kepada masyarakat.

“Kami juga ada masukan dari masyarakat, katanya tidak boleh ada manufaktur, tidak boleh ada pabrik. Kalau masyarakat di sini tidak mau, tentu kita akan melakukan apa yang diinginkan masyarakat,” katanya.

Lagi pula, kata Bupati Tasik nonaktif ini, pengembangan sektor industri manufaktur tidak akan sesuai dengan rencana pengembangan kawasan wisata di Pangandaran. Keberadaan pabrik-pabrik berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas sedemikian rupa hingga pencemaran lingkungan yang bakal mengganggu kenyamanan berplesir.

Baca Juga :  Siswandi-Euis Beberkan Kronologi Dugaan Mahar Usai Diperiksa Panwaslu

Dia bakal mengusahakan agar industrialisasi tidak terjadi kawasan Jabar bagian timur yang berbatasan dengan selatan. Kawaan industri ini menurutnya bakal difokuskan di Jabar bagian barat sebagaimana telah terjadi saat ini.

“Kalaupun masyarakat mau berinvestasi di wilayah Pangandaran, silakan yang sesuai dengan pariwisata, bikin hotel, rumah makan, rental mobil, atau sarana-sarana pariwisata yang lain yang bisa dimanfaatkan,” ujar dia.

Terkait pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, Uu mengatakan hal tersebut harus dilakukan sebagai konsekuensi dari tidak dilakukaknnya manufakturisasi. Pertanian dan perkebunan di Pangandaran, sebut Uu, sudah menjadi sektor andalan masyarakat sejak dahulu kala.

“Sejak dari dulu, Pangandaran, Cijulang ini adalah wilayah perkebunan kontrak. Makanya ini harus dijaga kelestariannya. Insyaallah saya akan menjaga kelestarian dan tidak akan mengganggu komunitas masyarakat yang ada di sini,” ujar dia.

Baca Juga :  Berkas Tidak Lengkap, Bamunas-Edo akan Kembali Besok

Tokoh masyarakat Parigi, Iin Komarudin menuturkan Pangandaran punya potensi pertanian dan wisata yang bisa diolah secara maksimal. Dia menyebut kondisi bentang alam Pangandaran cocok dikembangkan untuk usaha pertanian dan perkebunan. Sektor kelautan Pangandaran juga kaya akan potensi perikanan dan pariwisata.

“Tapi semuanya masih belum maksimal. Seharusnya bisa dimaksimalkan. Kita punya menteri dari Pangandaran, membuktikan bahwa sektor kelautan Pangandaran sangat luar biasa. Soal wisatanya sudah tak perlu diragukan lagi, potensinya besar,” kata Iin.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Pangandaran, Muhammad Arifin mengharapkan agar ke depan pembangunan infrastruktur jalan di Pangandaran juga dikembangkan. Keberadaan jalan mulus dinilai bakal menjadi pemicu kian masifnya arus pelancongan ke berbagai temapt di Pangandaran.

“Selama ini, kan, yang baru terkenal pantanya. Kalau jalan yang bagusnya diperbanyak, tempat lian bisa dikunjungi. Perekonomian juga akan semakin maju kalau banyak wisatawan. Mereka pasti membeli produk oleh-oleh lokal,” kata dia.(Rls/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan
NasDem Run for Change 2026 Targetkan 10 Ribu Pelari di Karawang
PSI Kabupaten Bekasi Mulai Panaskan Mesin 2029, Choirul Umam: Terus Berjuang dan Hadir di Masyarakat
Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029
PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa
Demokrat Bekasi Turun ke Lapangan, Lomba Rakyat Meriahkan HUT RI
dr. Ferry Parluhutan Sirait Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Tempati Komisi IV
Demokrat Kabupaten Bekasi Gencarkan Aksi Sosial Jelang HUT ke-24, Donor Darah hingga Tanam 2.000 Mangrove

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

NasDem Run for Change 2026 Targetkan 10 Ribu Pelari di Karawang

Minggu, 27 September 2026 - 16:52 WIB

PSI Kabupaten Bekasi Mulai Panaskan Mesin 2029, Choirul Umam: Terus Berjuang dan Hadir di Masyarakat

Selasa, 8 September 2026 - 15:13 WIB

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029

Senin, 7 September 2026 - 16:53 WIB

PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa

Berita Terbaru