Ridwan Kamil Menjelaskan Kriteria Calon Pasangannya

- Redaksi

Kamis, 16 November 2017 - 20:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung – Bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan kepada partai politik pengusungnya, bahwa dalam menentukan siapa calon pendampingnya dalam Pilgub Jawa Barat 2018 mendatang, maka dia harus punya jiwa kepemimpinan yang sudah teruji, dan punya elektabilitas jangan nol sekali karena dapat membebaninya.

Ini harus diperhatikan. Sebab, banyak cerita wakil bisa membuat kalah,” ujarnya saat ditemui awak media di Bandung Planning Gallery, Kamis (16/11).

Walikota Bandung tersebut menjelaskan, saat ini seluruh partai pengusungnya sedang melakukan musyawarah untuk menentukan siapa calon yang pas sebagai bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat yang mendampingi dirinya di Pilgub Jabar mendatang. Dia memprediksi seminggu atau dua minggu.

Kang Emil, sapaan akrabnya, menjelaskan jika musyarawah tersebut dilakukan untuk menguji kekompakan partai koalisi. Pasalnya, tidak ada satupun partai dalam koalisinya yang mempunyai cukup kursi, maka semua aspirasi yang datang dari berbagai partai pengusung akan ditampung dan diselesaikan.

“Harus disepakati oleh mereka yang akan gabung dalam kendaraan ini, jangan sampai merasa tidak nyaman. Karena dapat mengganggu dan tidak sehat. Kuncinya ini mengetes koalisi agar kompak,” tuturnya.

Baca Juga :  Yossi Irianto Mantapkan Diri Maju di Piwalkot Bandung

Emil melanjutkan, tidak mempermasalahkan siapa dan dari kader mana calon pendampingnya nanti. Asalkan saja cocok dengan kriteria awal yang disebutkan Emil tadi. Beberapa nama bahkan dikabarkan sudah muncul ke permukaan, diantaranya Daniel Muttaqien, Maman Imanulhaq, dan Uu Ruzhanul Ulum.

“Saya tidak masalah, tentunya ini harus disampaikan juga kepada Partai Nasdem, PKB, PPP dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Dorong Lembaga Jasa Keuangan Masuk Desa

Emil menjelaskan, untuk masuk dan menjadi kader sebuah partai politik menjadi perhatiannya hingga saat ini. Namun langkah ini masih ditentang oleh sang ibu. Menurutnya, sebagai seorang anak harus menuruti apa kata orang tua. Namun setelah terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat, Emil akan mencoba membujuk sang ibu agar dizinkan untuk menjadi kader partai politik.

“Saya akan mnecoba membujuknya, setelah nantinya terpilih akan saya istikharah,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB
Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029
Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September
PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa
GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru
Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar
Demokrat Bekasi Turun ke Lapangan, Lomba Rakyat Meriahkan HUT RI
Persib Hajar Sabah FC 3-0, Umpan Notsuda Bikin Gol Ini Jadi Sorotan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:27 WIB

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Selasa, 8 September 2026 - 15:13 WIB

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029

Senin, 7 September 2026 - 20:22 WIB

Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September

Senin, 7 September 2026 - 16:53 WIB

PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa

Minggu, 6 September 2026 - 15:26 WIB

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Berita Terbaru