Wujudkan Layak Anak, Kabupaten Bekasi Jalani Verifikasi Lapangan Hybrid dari Kemen PPPA

- Redaksi

Selasa, 15 April 2025 - 10:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi didampingi Bunda Forum Anak Daerah, Marlynda Ade Kuswara Kunang dan Plt. Kepala DP3A, Ani Gustini menghadiri Verifikasi Lapangan Hybrid Evaluasi Kabupaten Bekasi Layak Anak Tahun 2025 di Auditorium Diskominfosantik Cikarang Pusat, Selasa (15/04/2025). Foto : Jaja Jaelani/Newsroom.

i

Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi didampingi Bunda Forum Anak Daerah, Marlynda Ade Kuswara Kunang dan Plt. Kepala DP3A, Ani Gustini menghadiri Verifikasi Lapangan Hybrid Evaluasi Kabupaten Bekasi Layak Anak Tahun 2025 di Auditorium Diskominfosantik Cikarang Pusat, Selasa (15/04/2025). Foto : Jaja Jaelani/Newsroom.

Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melaksanakan Verifikasi Lapangan Hybrid sebagai bagian dari proses penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) 2025 yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI.

Verifikasi ini menjadi langkah krusial dalam menilai komitmen dan kesiapan daerah dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya secara terpadu, baik secara daring maupun luring.

Kegiatan verifikasi berlangsung pada Selasa (15/04/2025) di Aula Lantai 4 Diskominfosantik, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas KLA, hadir mewakili Bupati Bekasi dalam proses ini. Ia menegaskan bahwa verifikasi ini merupakan kelanjutan dari tahapan administrasi yang telah dilakukan sebelumnya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  OTT Soal Audit BPK, LAMI: Harus Diusut Tuntas Soal Dana BTT Covid-19

“Proses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan sejauh mana implementasi kebijakan dan program ramah anak telah dijalankan di Kabupaten Bekasi, serta bagaimana sinergi antar-perangkat daerah terus diperkuat dalam rangka memenuhi indikator KLA,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bunda Forum Anak Daerah, Marlynda Ade Kuswara Kunang, turut memberikan paparan mengenai kontribusi Forum Anak dalam pelibatan generasi muda pada isu-isu perlindungan anak. Sementara itu, tim verifikator dari Kemen PPPA mengajukan berbagai pertanyaan yang mencakup aspek administrasi kependudukan anak, seperti akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak, serta kesiapan fasilitas pendidikan yang ramah anak.

Baca Juga :  BPD Muktiwari Desak Anggaran Pilkades 2026 Segera Cair

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, Ani Gustini, menyampaikan bahwa proses verifikasi lapangan ini bukan hanya sebagai sarana penilaian teknis, tetapi juga bentuk akuntabilitas dan transparansi daerah dalam mewujudkan hak-hak anak.

“Verifikasi ini bukan sekadar pengumpulan angka, tetapi lebih pada bagaimana kami bisa menyampaikan bahwa kebijakan ramah anak berjalan nyata di lapangan. Semua pihak hadir, dari kepala perangkat daerah hingga masyarakat, menunjukkan dukungan konkret terhadap KLA,” jelas Ani.

Sebagai tindak lanjut dari proses ini, DP3A Kabupaten Bekasi diberikan waktu dua hari untuk melengkapi berkas-berkas yang diminta oleh verifikator dari Kemen PPPA RI. Seluruh data tersebut akan menjadi bagian dari penilaian akhir dalam menentukan predikat KLA 2025 yang akan diterima Kabupaten Bekasi.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Raih Penghargaan Anindhita Wistara Data

Verifikasi Lapangan Hybrid ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang penilaian formal, tetapi juga momentum evaluasi menyeluruh atas berbagai program dan kebijakan ramah anak yang telah dijalankan.

Melalui keterlibatan aktif seluruh stakeholder, Pemerintah Kabupaten Bekasi menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Hasil dari verifikasi ini nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan predikat Kabupaten Layak Anak tahun 2025 serta menjadi dorongan untuk terus memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak di masa mendatang. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Tembus Rp7,8 Triliun, Asep Surya Atmaja Bongkar Tambahan Rp24 Miliar untuk BPJS
DPRD Kebut Perubahan APBD 2026, Ade Sukron Target Akhir Oktober Mulai Jalan
Pilkades Sudah Usai, Tapi 5 Desa di Cibitung Justru Dipimpin 5 Sosok Ini
Asep Dorong Anak Muda Masuk Pertanian, Raperda Petani Disiapkan Jadi Payung Perlindungan
190 Pembecak Bekasi Bakal Terima Becak Listrik, Jalur Operasional Mulai Ditata
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Dukung Program Kapal Nelayan 2027, Ketum APKLI Merah Putih Dorong Skema KUR
Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:07 WIB

APBD Tembus Rp7,8 Triliun, Asep Surya Atmaja Bongkar Tambahan Rp24 Miliar untuk BPJS

Selasa, 29 September 2026 - 22:49 WIB

DPRD Kebut Perubahan APBD 2026, Ade Sukron Target Akhir Oktober Mulai Jalan

Selasa, 29 September 2026 - 12:27 WIB

Pilkades Sudah Usai, Tapi 5 Desa di Cibitung Justru Dipimpin 5 Sosok Ini

Kamis, 24 September 2026 - 10:10 WIB

Asep Dorong Anak Muda Masuk Pertanian, Raperda Petani Disiapkan Jadi Payung Perlindungan

Rabu, 23 September 2026 - 09:23 WIB

190 Pembecak Bekasi Bakal Terima Becak Listrik, Jalur Operasional Mulai Ditata

Berita Terbaru