Wow, di Tangan Ibu Kreatif ini, Sampah tak Berguna Disulap Menjadi Barang Bermanfaat

- Redaksi

Senin, 26 Maret 2018 - 15:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Tidak semua barang yang tidak berguna (barang bekas) berjenis plastik dan kertas harus dibuang. Dengan sentuhan tangan-tangan kreatif ibu-ibu PKK Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, sampah yang tidak berguna bisa disulap menjadi barang bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Sampah-sampah plastik seperti bungkus makanan dan minuman serta berbagai macam kertas seperti Koran, bisa di olah menjadi kerajinan tangan yang memiliki harga jual tinggi.

Seperti sampah dari bungkus kopi. Sampah berjenis plastik itu bisa di olah dan dirubah menjadi kerajinan tas make up, tas laptop, tempat tissue serta toples permen. Tak hanya itu, PKK naungan Kepala Desa Mekarsari, Linda Ekawati, juga menggarap sampah berbahan kertas, seperti Koran dan majalah tak terpakai, untuk di olah menjadi kerajinan, seperti vas bunga, asbak rokok, dan lainnya.

Linda mengatakan, bahwa semua hasil kekreativan itu dihasilkan dari tangan ibu-ibu PKK. Untuk barang bekasnya pun sendiri, kata Linda, dihasilkan dari pengumpulan sampah masing-masing rumah warga.

“Kita memang kebanyakan melatih Ibu-Ibu dari dua sisi. Ibu PKK dan Majelis Taklim. Kalau (kerajinan) yang pasti, kerajinan dari (bungkus) kopi sama koran,” ungkap Linda, Senin (26/3).

Baca Juga :  Warga : Ada Atlet Jabar Sepatu Roda di Grand Wisata

Untuk keterampilan awal, lanjut Linda, PKK pernah mendapatkan pelatihan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu.

“Kebetulan juga, ibu-ibu dulu kan bikin pelatihan juga dari Pemda. Jadi sekarang, semenjak udah dapet pelatihan dari Pemda, sekarang PKK udah bias ngajarin ke warga yang lainnya. Jadi kalo ada kegiatan-kegiatan PKK di luar, PKK kita (Desa Mekarsari) yang ngajarin ngelatih mereka,” tambah Linda.

Tempat pengelolaannya sendiri, Linda menjelaskan, bahwa ada lokasi tersendiri yang dijadika base camp untuk pengelolaannya, seperti bank sampah.

Baca Juga :  Khofifah: Tingginya Angka Kekerasan Pada Anak Karena Kurangnya Perhatian Orangtua

Namun, dalam hasil kerajinan itu sendiri, pihaknya masih terkendala dalam pemasarannya. Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) dan PKK sendiri masih bingung untuk menyalurkan hasil kerajinan itu.

“Karena itu sampai saat ini, kita belum bisa memasarkan hasil-hasil kita. Paling kita cuma muter di sini aja. Seperti tas ini dan vas bunga. Paling para pegawai aja yang beli. Dan paling kalau ada tamu pejabat yang dating, kita kasih buat souvenir,” tukasnya. (Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Camat Cibitung Pastikan Pelayanan Desa Pascapilkades Tetap Berjalan Normal
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:03 WIB

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Berita Terbaru