Tetangga Dengar Keributan Tengah Malam Sebelum Suami Palu Kepala Istri

- Redaksi

Kamis, 1 Maret 2018 - 19:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Sebelum terjadi aksi pembunuhan seorang suami bernama Saadi Muksin (39) kepada istrinya Leli Lismayati (39), terjadi keributan tengah malam diantara keduanya.

Keributan korban dan tersangka didengar langsung oleh tetangganya yaitu, Dian Eka Wati (41) yang merupakan warga Komplek Seroja, Jalan Nangka No.02A RT/03/05, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kamis (1/3/2018) pukul 01.30 WIB.

“Kebetulan saya kan di samping rumahnya, ada keributan di dalam rumah korban dan pelaku. Motifnya saya tidak tahu yah,” kata Dian di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kamis (1/3/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanya saja, Dian urung memberanikan diri untuk masuk dalam rumah korban dan tersangka. Soalnya, ia tidak ingin mencampuri urusan rumah tangga orang lain.

Baca Juga :  Pembunuh Ini Langsung Menyerahkan Diri Usai Menggorok Leher Korbannya

“Sebenarnya mereka sering bertengkar di dalam rumah,” ungkap Dia.

Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Irba mengatakan jika keluarga korban dan tersangka terkenal tertutup. Mereka arang bergaul dengan warga dilingkungan.

“Ya keluarganya jarang bergaul, paling kalau lewat hanya negur saja, kalau untuk bergaul kurang,” ujar dia.

Irba menjelaskan, keluarga korban atau tersangka merupakan warga baru. Mereka tinggal sekitar kurun waktu satu tahun.

“Namun, yang saya tahu tidak ada masalah dalam rumah tangganya. Warga pun tak pernah melapor jika sering ada keributan dalam rumah tangga, apalagi sampai penganiayaan,” tandasnya.

Baca Juga :  Kasus PHK Karyawan Resto di Galaxy, Gaji dan THR Akhirnya Terbayarkan

Seperti diketahui, peristiwa ini baru diketahui kepolisian dan warga setempat setelah tersangka menyerahkan diri ke Markas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota pukul 09.00 WIB, pagi tadi.

Tersangka menyerahkan diri lantaran tak mau menjadi buronan polisi. Tersangka datang seorang diri dan langsung meminta kepada penyidik untuk dilakukan penangkapan.

Kepada penyidik, tersangka mengaku telah mengahabisi nyawa istrinya menggunakan sebuah benda tumpul yaitu, palu atau martil yang berada di rumahnya sekitar pukul 08.00 WIB.

“Pascakejadian kami menyuruh kepada petugas Polsek Bekasi Utara untuk mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP),” kata Wakapolres Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Wijonarko.

Saat petugas mendatangi lokasi kejadian, melihat ibu dua anak itu sudah tewas dalam keadaan terlentang dengan kondisi berlumuran darah pada bagian kepala dan pada lantai dapur rumah korban.

Baca Juga :  Besok, Jasa Marga Uji Coba Contraflow di Ruas JORR Cikunir Arah Pondok Indah

“Hasil olah TKP, ada luka pada bagian kepala dan bibirnya yang diduga dianiaya tersangka, korban saat ini sudah berada di RS Polri Kramat Jati,” tandasnya.

Barang bukti yang diamankan berupa satu buah palu atau martil terbuat dari besi bergagang karet berwarna merah dan satu buah ponsel merek sonny erikson warna hitam.

Akibat perbuatannya, tersangka disangkakan pasal 44 ayat (33) UU RI No.23 Tahun 2004, tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman selama-lamanya 15 tahun penjara. (Kub/Gob/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat
Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi
2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi
Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan
Pemkab Bekasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Perubahan APBD 2026
Parkir Pegawai Dipindah, Pemkot Bekasi Bidik Kantor Lebih Hijau dan Tertata

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:17 WIB

2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru