Rumor Ditutupnya PG. Sindanglaut, Ditepis Dirut Rajawali Nusantara Indonesia

- Redaksi

Kamis, 19 April 2018 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Selalu merugi milyaran rupiah setiap tahunnya, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) targetkan Rendemen 7,5 sampai 8, sehingga diharapkan bisa mengurangi kerugian perusahaan.

Dirut PT. RNI, Audri H Jolly Lapian mengatakan tidak ada penutupan pabrik gula di bawah Rajawali 2 RNI Grup. Adapun berhentinya produksi salah satu pabrik di Subang karena ulah sekelompok orang dan tahun ini akan segera beroprasi lagi.

Baca Juga :  Pemotongan Dana Partisifasi Ditolak oleh Komite Sekolah SMKN 1 Lemahabang Kabupaten Cirebon

“Tidak ada penutupan pabrik gula khusus di bawah naungan PG Rajawali 2, karena kasus di Subang sudah clear jika gugatan sekelompok orang dibatalkan oleh Pengadilan, dan tahun ini akan segera beroprasi lagi,” jelasnya saat ditemui di acara peresmian GOR Mbah Muqoyim di Pesantren Buntet, Astanajapura Kabupaten Cirebon, Kamis (19/4).

Baca Juga :  Lippo Cikarang Raih Penghargaan Properti Indonesia Awards 2019

Ditambahkan Audri, jika PR bersama pihak pabrik gula dan para petani tebu, yaitu bagaimana caranya menaikan rendemen gula dari 7,3 pada tahun kemarin menjadi rendemen 8, dan hasil dari setiap Hektar lahan menghasilkan volume di atas tebu.

Diakui Audri, berkurangnya luas areal tebu sebesar 400 hektar akan ditangani oleh program kredit usaha rakyat yang dibiayai oleh pihak perbankan khusus Bank Negara Indonesia, agar petani tebu bisa menggarap 2 hektar.

Baca Juga :  Co-Founder BukaLapak: Sistem di Indonesia Masih Semi Online

“Adapun penutupan PG. Karangsuwung pada tahun 2015 akibat dari berkurangnya lahan tebu dan tahun ini tidak ada penutupan pabrik Gula di bawah naungan PG Rajawali 2,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 Varian Sabun Biore dan Manfaatnya untuk Setiap Jenis Kulit
RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total
Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan
Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi
XLSMART Buka Female Future Leader 2026, Targetkan 200 Ribu Pendaftar dari Seluruh Indonesia
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Klaim Program Kian Kuat
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:51 WIB

7 Varian Sabun Biore dan Manfaatnya untuk Setiap Jenis Kulit

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:38 WIB

Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:45 WIB

Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:00 WIB

XLSMART Buka Female Future Leader 2026, Targetkan 200 Ribu Pendaftar dari Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

JAECOO J7 SHS-P, SUV premium yang dibekali teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP), menjadi sorotan setelah diduga digunakan dalam pengujian fitur parkir otomatis di Jakarta. Teknologi intelligent driving tersebut dirancang untuk memudahkan proses parkir secara lebih cerdas, praktis, dan aman.

Jakarta

SUV JAECOO Parkir Otomatis di Jakarta Viral

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:47 WIB

Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli menyampaikan paparan dalam sebuah kegiatan resmi di Jakarta. Yassierli dijadwalkan menghadiri Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15–16 Juli 2026 untuk membahas isu jaminan sosial, pengembangan keterampilan, dan masa depan dunia kerja. Foto: Kemnaker RI.

Internasional

Menaker RI ke Forum BRICS, Bahas Nasib Pekerja dan Jaminan Sosial

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:17 WIB