Pro dan Kontra Gojek Masuk ke Garut

- Redaksi

Sabtu, 8 Juli 2017 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Garut – Kehadiran Ojek Online atau Gojek di Kabupaten Garut menimbulkan pro dan kontra dari masyarakat. Terlebih, tukang ojek pengkolan kini mulai dibayangi dengan adanya kehadiran pesaing baru.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perusahaan Gojek sudah mulai melakukan penerimaan calon pegawai. Bahkan, informasi tersebut sudah disebarluaskan di sejumlah media sosial. Padahal, hingga saat ini izin operasional yang masih belum ditempuh, termasuk keberadaan kantornya tidak jelas rimbanya.

Baca Juga :  Hadirkan Fitur Pemasokku di Platform 99%, Telkomsel Hubungkan Pelaku UMKM

Salah seorang tukang ojek pengkolan, warga Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, Oco mengutarakan ketidaksetujuan dengan rencana kehadiran Gojek. Alasannya tak lain akan berdampak terhadap penghasilan yang selama ini diperolehnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bersama teman-teman merasa tidak setuju, nantinya akan mempengaruhi terhadap pendapatan. Apalagi, saat ini pendapatan terus menurun,” katanya, Jum’at (7/7/2017).

Menurutnya, saat ini jumlah pelanggannya sudah sangat berkurang. Terlebih, saat ini warga sudah yang banyak memiliki kendaraan roda dua, sehingga jika hendak berpergian sudah banyak yang tidak menggunakan jasa ojek tradisional.

Baca Juga :  KPwBI Cirebon dan Islamic Centre At-Taqwa Mewisuda 20 Santri Digital Preneurship

Sementara itu, Rizki Pratama (34) mengatakan, dirinya sangat setuju dengan rencana akan hadirnya Gojek di Garut, yang akan mempermudahkan dirinya untuk bepergian keluar.

”Saya sangat setuju dengan kehadiran Gojek. Pasalnya, sudah tidak usah lagi untuk mencari pangkalan ojek. Hanya dengan memesan secara online melalui Hp. Setelah itu, Gojek akan langsung datang dan mengantarkan ke tempat tujuan,” katanya.

Baca Juga :  Opang dan Angkot Serbu Kantor Gojek di Cirebon

Kendati sangat setuju dengan akan hadirnya Gojek, Rizki menegaskan bahwa pengusaha sendiri harus memperhatikan segala aturan yang diberlakukan daerah setempat. Proses perizinan harus ditempuh dahulu sebelum menjalankan aktivitasnya, sehingga terhindar terjadinya konflik.

“Pengusaha harus melakukan sosialisasi dahulu dengan para pengusaha armada angkutan umum yang ada di Kabupaten Garut. Jangan sampai terjadi bentrok,” imbuhnya.(Asp/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diadora Perkuat Tren Sports Lifestyle Lewat Mono Store Pertama di Bekasi
Diadora Buka Mono Store Pertama di Indonesia di Bekasi, Bidik Pasar Greater Jakarta
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
XLSMART Gandeng Xiaomi Hadirkan Bundling Xiaomi 17 Series dengan XL Prioritas
XLSMART Terapkan Registrasi SIM Biometrik Wajah, Aktivasi Kini Kurang dari 1 Menit
Ramadan Panen SPK! Sun Star Prima Motor Optimistis Dongkrak Penjualan Fuso 2026
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:16 WIB

Diadora Perkuat Tren Sports Lifestyle Lewat Mono Store Pertama di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:13 WIB

Diadora Buka Mono Store Pertama di Indonesia di Bekasi, Bidik Pasar Greater Jakarta

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WIB

Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026

Selasa, 7 April 2026 - 10:10 WIB

Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Berita Terbaru

Bekasi

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB