Pro dan Kontra Gojek Masuk ke Garut

- Redaksi

Sabtu, 8 Juli 2017 - 16:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Garut – Kehadiran Ojek Online atau Gojek di Kabupaten Garut menimbulkan pro dan kontra dari masyarakat. Terlebih, tukang ojek pengkolan kini mulai dibayangi dengan adanya kehadiran pesaing baru.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perusahaan Gojek sudah mulai melakukan penerimaan calon pegawai. Bahkan, informasi tersebut sudah disebarluaskan di sejumlah media sosial. Padahal, hingga saat ini izin operasional yang masih belum ditempuh, termasuk keberadaan kantornya tidak jelas rimbanya.

Baca Juga :  CitroĂ«n Hadir di IIMS 2026, Tampilkan Keluarga C3 sebagai Solusi Mobilitas Modern

Salah seorang tukang ojek pengkolan, warga Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, Oco mengutarakan ketidaksetujuan dengan rencana kehadiran Gojek. Alasannya tak lain akan berdampak terhadap penghasilan yang selama ini diperolehnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bersama teman-teman merasa tidak setuju, nantinya akan mempengaruhi terhadap pendapatan. Apalagi, saat ini pendapatan terus menurun,” katanya, Jum’at (7/7/2017).

Menurutnya, saat ini jumlah pelanggannya sudah sangat berkurang. Terlebih, saat ini warga sudah yang banyak memiliki kendaraan roda dua, sehingga jika hendak berpergian sudah banyak yang tidak menggunakan jasa ojek tradisional.

Baca Juga :  Usai Unjuk Rasa, Ratusan Supir Angkot dan Tukang Becak Sweeping Angkutan Online di Depan CSB

Sementara itu, Rizki Pratama (34) mengatakan, dirinya sangat setuju dengan rencana akan hadirnya Gojek di Garut, yang akan mempermudahkan dirinya untuk bepergian keluar.

”Saya sangat setuju dengan kehadiran Gojek. Pasalnya, sudah tidak usah lagi untuk mencari pangkalan ojek. Hanya dengan memesan secara online melalui Hp. Setelah itu, Gojek akan langsung datang dan mengantarkan ke tempat tujuan,” katanya.

Baca Juga :  RADAR, Wartawan Robot dari Inggris yang Didanai oleh Google

Kendati sangat setuju dengan akan hadirnya Gojek, Rizki menegaskan bahwa pengusaha sendiri harus memperhatikan segala aturan yang diberlakukan daerah setempat. Proses perizinan harus ditempuh dahulu sebelum menjalankan aktivitasnya, sehingga terhindar terjadinya konflik.

“Pengusaha harus melakukan sosialisasi dahulu dengan para pengusaha armada angkutan umum yang ada di Kabupaten Garut. Jangan sampai terjadi bentrok,” imbuhnya.(Asp/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kopi Express Zuri Express Lippo Cikarang Gelar Baking Class Bersama HAI Cake dan Emina
FOX Lite Hotel Cikarang Hadirkan Nasi Bakaran, Harga Mulai Rp35 Ribu
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Cosmobeauté Indonesia 2026 Hadirkan 1.550 Brand Kecantikan di ICE BSD
Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja
Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan
Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver
AXIS Ajak Anak Muda Mabar di Roblox Lewat AXISLAND
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kopi Express Zuri Express Lippo Cikarang Gelar Baking Class Bersama HAI Cake dan Emina

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

FOX Lite Hotel Cikarang Hadirkan Nasi Bakaran, Harga Mulai Rp35 Ribu

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2

Senin, 14 September 2026 - 14:03 WIB

Cosmobeauté Indonesia 2026 Hadirkan 1.550 Brand Kecantikan di ICE BSD

Kamis, 3 September 2026 - 19:49 WIB

Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja

Berita Terbaru