Perubahan RJPMD 2019-2023 Kota Bekasi Akibat Dampak Covid-19

  • Whatsapp

RJN, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi menggelar acara Uji publik I terhadap Penyusunan  perubahan RPJMD Kota Bekasi tahun 2018 – 2023 (Penyepakatan Data Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Isu Strategis) di ruang rapat Nonon Sonthanie,  Rabu, 21 Oktober 2020.

Turut hadir perwakilan dari beberapa dinas terkait dan narasumber terkait rencana perubahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana menjelaskan bahwa dampak covid-19 telah menyebabkan adanya perubahan terhadap rencana yang telah disusun

” Karena adanya arahan pusat yakni
Rencana penanganan penyelamatan kesehatan dan pemulihan ekonomi daerah oleh pemerintah pusat. Namun mau tidak mau ada perubahan terhadap rencana sebelumnya ”

Pertemuan tersebut membahas tentang permasalahan dan isu strategis pembangunan daerah sesuai dengan masing- masing bagian

” Isu yang dibahas diantaranya tentang Undang-undang ketenagakerjaan kerjaan, pelayanan sosial, pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, administrasi kependudukan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana, kepemudaan dan olahraga, kepustakaan dan kearsipan”

Sebelum, menutup sambutannya yayan mengatakan kesepakatan perubahan RPJMD ini merupakan tanggung jawab bersama untuk tujuan pembangunan kota Bekasi kedepannya.

“Disetiap ada musibah pasti ada kemudahan, apabila bisa kita kelola dengan baik maka akan timbul hal – hal positif. Salah satunya saat pandemi melanda, kualitas udara membaik karena kendaraan berkurang, masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan, Kehidupan sosial meningkat dengan kepedulian terhadap sesama, hingga aspek kelahiran yang juga akan meningkat di tahun 2021 karena berbulan- bulan di rumah”

Yayan berharap agar Covid 19 bisa segera pergi dan kehidupan kembali normal kembali.

Acara dilanjutkan dengan mendengarkan pemaparan dari tenaga Ahli S2 Teknik Lingkungan,  Achmad Firmansam dan pemaparan oleh Dwi Nurcahyadi selalu narasumber yang diundang.

Terdapat kesimpulan bahwa Hasil uji publik ke satu telah menghasilkan kesepakatan isu penting dalam pembangunan berkelanjutan Kota Bekasi kedeoannya, diantaranya sebagai berikut:

1. Daya dukung dan daya tampung lingkungan.
2. Peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan.
3. Pelayanan sosial.
4. Penguatan kelembagaan dan kerjasama.
5. Penguatan perekonomian kota.
6. Peningkatan layanan sanitasi dan air bersih yang aman dan berkelanjutan.
7. Kebencanaan.
8. Peningkatan Infrastruktur.

(ziz/rjn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *