Penanganan Sampah Terpadu Bisa menjadi Solusi

- Redaksi

Rabu, 14 Februari 2018 - 10:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cianjur – Seiring kian menumpuknya jumlah sampah di Kabupaten Cianjur, Komite Peduli Lingkungan Hidup (KPLH) Kabupaten Cianjur gencar melakukan sosialisasi. Kali ini sosialisasi sampah terpadu dilaksanakan bersama Anggota Komisi VII DPR RI F-PPP Dapil Jawa Barat III, Joko Purwanto, serta dinas terkait di Kabupaten Cianjur. Sosialisasi berlangsung di Desa Sukanagalih Kecamatan Pacet, Selasa (13/2/2018).

Ketua KPLHI Kabupaten Cianjur, Suhendi Jaelani, menjelaskan masalah sampah merupakan isu global tak terkecuali di Cianjur. Ia menilai, Cianjur yang baru memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasirsembung di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku. Wilayah tersebut hanya mencover wilayah yang mampu dijangkau armada pengangkut sampah, sementara di wilayah lainnya tidak.

Baca Juga :  Kasus PHK Karyawan Resto di Galaxy, Gaji dan THR Akhirnya Terbayarkan

“Untuk wilayah yang tidak terjangkau oleh truk sampah menjadi masalah serius. Warga sering membuang ke sungai atau tanah kosong. Oleh karena itu, dengan adanya sosialisasi penanganan sampah secara terpadu bisa menjadi solusi bagi Kabupaten Cianjur,” ujarnya.

Ditambahkannya, pola pengolahan sampah dengan warga memilah sampah organik, non organik, dan sampah B3 (limbah). Sehingga, dengan sosialisasi terpadu bersama masyarakat dan menghadirkan pemateri dari Anggota DPR – RI dan dinas terkait diharapkan bisa menjadi solusi.

Anggota Komisi VII DPR RI F-PPP Dapil Jawa Barat III Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor, Joko Purwanto, menjelaskan penanganan masalah sampah ini tidak cukup dengan dibicarakan manis di mulut saja, akan tetapi harus dilaksanakan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Moment Hari Pancasila, Plt. Wali Kota Hadiri Festival Layang Layang Pancasila

“Ilmu yang sudah diketahui masyarakat ini bisa diterapkan dan dilaksanakan, sehingga penanganan sampah bisa berhasil,” paparnya.

Dengan pengelolaan sampah yang baik tentunya bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Makanya sosialisasi seperti ini amatlah bermanfaat. “Jika dikelola dengan baik sampah bisa menjadi berkah,” paparnya. (red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga
Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami