M2 Dipastikan Maju dalam Pilkada Walikota Bekasi

- Redaksi

Senin, 25 September 2017 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Politisi senior PDI Perjuangan Mochtar Mohamad alias M2, dipastikan bakal berlaga di ajang Pilkada Bekasi 2018 sebagai walikota, setelah dirinya mendapat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Bidang Kehormatan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi, Sahat P Rikky Tambunan.

Menurutnya, rekomendasi tersebut diberikan pusat lantaran melihat di Jabodetabek sudah tidak lagi memiliki kepala daerah yang berasal dari PDI Perjuangan.

“PDI Perjuangan sangat butuh sosok dan figur yang kompeten sebagai kepala daerah, khususnya di Jabodetabek,” katanya, Minggu (24/9).

Rikky menegaskan, calon walikota untuk menandingi petahana Rahmat Effendi (Pepen), haruslah figur yang memiliki jiwa kompetitif. Dan saat ini hanya M2 yang dirasa paling tepat menjadi pesaing Pepen.

“Kalau tidak kompetitif, tak akan seimbang menandingi petahana Rahmat Effendi. Itu sama saja menghancurkan Kota Bekasi. Dan figur yang sangat tepat untuk menandingi sosok petahana hanya Mochtar Mohamad,” tegasnya.

Sebagai partai dengan kedudukan 12  kursi terbanyak di DPRD Kota Bekasi, PDI Perjuangan juga membuka peluang koalisi dengan partai lain, untuk mencari wakil yang tepat bagi M2. Sejumlah partai besar bahkan dikabarkan telah menjalin koalisi ditingkat pusat dengan partai berlambang banteng tersebut, diantaranya DPP PAN, Hanura, PPP, Demokrat, PKS, dan DPP Gerindra.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Kota Bekasi Mengapresiasi Pemkota Bekasi Atas Capain UHC

“Jahitan koalisi petahana masih prematur, karena hanya dilakukan di tingkat lokal saja. Semoga dengan jahitan koalisi PDIP tanpa Golkar, menjadikan jahitan koalisi besar di Pilkada 2018 Kota Bekasi,” imbuhnya.

Rikky melanjutkan, DPP juga telah mensurvei beberapa nama kader partai, antara lain Ketua DPRD Tumai, Ketua DPC PDIP Bekasi Anim Imammudin, Lucky Hakim dari PAN, Ketua DPC Hanura Bekasi Syaherallayali, Ketua DPC Gerindra Bekasi Ibnu Hajar Tanjung, Anggawira dari Gerindra, Ketua DPD PKS Bekasi Heri Koeswara dan Ketua DPC PPP Bekasi Sholihin.

Sejumlah nama tersebut, diakui Rikky memiliki kans yang sama untuk menjadi pendamping M2. DPP pun tak ingin gegabah dalam memilih wakil walikota, karena ingin menyelaraskan visi misi yang sudah dicanangkan PDI Perjuangan bagi Kota Bekasi, sebagaimana yang diinginkan masyarakat selama ini.

Baca Juga :  Pj Bupati Bekasi Hadiri Acara Bahtsul Masail Baznas dan LBM PCNU

“DPP sudah lakukan survei untuk pendamping Mochtar Mohamad. Kita tunggu hasilnya nanti ya. Kalau rekomendasi sudah pasti ditangan M2,” pungkasnya.

Sementara itu,  Pengamat politik universitas Islam (Unisma) Bekasi, Harun Alrasyid menerangkan, koalisi besar belum tentu menjamin kemenangan. Menurut riset dari LKSP, yang menjamin faktor kemenangan, diantaranya kekuatan person, soliditas tim manajemen pemenangan, kekuatan finansial dan koalisi partai.

“Koalisi besar tidak banyak pengaruhnya terhadap kemenangan kandidat. Apalagi koalisi besar juga digalang oleh petahana. Saya kira dukungan partai masih sangat cair,” papar pria berkacamata yang juga Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam (Unisma) Bekasi itu.

Menurutnya, perpecahan koalisi juga masih rentan terjadi, terlebih bila ada ketidakpuasan terhadap kesepakatan yang terjalin antar partai. Karenanya PDI Perjuangan harus dapat mengakomodir berbagai kepentingan yang muncul dari beragam kepentingan yang tersurat maupun tersirat dari partai yang tergabung dalam koalisi.

Baca Juga :  Arahan Kemendagri, Pemkab Bekasi Siap Dukung Pelaksanaan Arus Mudik Idul Fitri

“Karena komunikasi politik yang baik kan melahirkan kepercayaan bagi partai pendukungnya. Political terus akan melahirkan dukungan,” ujarnya.

Lanjut Harun, ada hal-hal yang perlu diperhatikan PDI Perjuangan dalam menyusun strategi melawan petahana. Misalnya saja kandidat yang diusung harus mampu dipersepsikan sebagai solusi dari persoalan yang dihadapi warga Kota Bekasi, terutama warga perumahan atau kelas menengah yang jumlahnya diperkirakan naik signifikan dalam 5 tahun terakhir.

“Pertanyaannya adalah seberapa besar kandidat walikota mampu meningkatkan partisipasi publik ke TPS. Hal yang sama pernah terjadi ketika pak Jokowi memperoleh banyak kemenangan di berbagai kompleks perumahan,” terangnya.

Menyinggung soal sosok yang tepat sebagai pendamping M2, Harun menilai Anim Imammudin cukup berkompeten, terlebih ia berasal dari partai yang sama. Menurutnya perlu ada pertimbangan lain kalau DPP merekomendasikan Anim, tanpa memperhitungkan kekuatan partai lainnya.

“Dalam konstelasi pilkada, selain kekuatan person, juga dukungan dari koalisi partai, patut menjadi pertimbangan bagi DPP untuk meningkatkan elektabilitasnya,” pungkasnya. (Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator
Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman
DKI Jakarta Mulai Hentikan Open Dumping di TPST Bantargebang, Terapkan Controlled Landfill
RW 017 dan Pemdes Jejalenjaya Salurkan Bantuan Sembako serta Uang Tunai untuk Warga Kurang Mampu
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:30 WIB

1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:33 WIB

Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:45 WIB

Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:39 WIB

Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman

Berita Terbaru

Tampak gedung XLSMART Tower di Jakarta. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk resmi ditetapkan sebagai salah satu pemenang seleksi pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz Tahun 2026, yang akan dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan layanan 4G, mempercepat pengembangan 5G, serta meningkatkan kualitas konektivitas digital di Indonesia. Foto: Dok. XLSMART.

Bisnis

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kamis, 23 Jul 2026 - 07:03 WIB