Kunjungi Kabupaten Bekasi, Mendagri Minta Pemda Berinovasi Dalam Penanganan Covid-19

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2020 - 22:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian meminta Pemerintah Daerah khususnya Bekasi baik Kabupaten maupun Kota serta Kabupaten Karawang untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan melakukan terobosan terobosan dan inovasi. Hal itu disampaikannya saat kunjungan dalam rangka diskusi terkait penanganan Covid-19 di Gd. Wibawa Mukti Komplek Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Selasa (12/5).
Kegiatan yang turut dihadiri oleh Bupati Bekasi, Eka SupriaAtmaja, Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, serta Bupati Karawang, Cellica Nur Rachdiana juga diikuti  oleh Forkopimda dari masing masing wilayah, serta Kepala Perangkat Daerah (PD), seluruh Camat dan Perwakilan Majelis Agama.
“Mohon nanti Bapak Bupati, Pak Walikota dan Wakil, didukung oleh Bapak/Ibu sekalian membuat terobosan-terobosan untuk Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Insyaallah kalau terobosan itu positif, bisa menjadi model. Silakan didiskusikan, buat terobosan, dan kemudian terobosan itu untuk menjadi model di daerah-daerah lain,”  pungkas Tito, saat diwawancarai.
Sebagai salah satu pusat industri, Karawang dan Bekasi memiliki peran penting dalam menyuplai logistik nasional. Oleh karena itu, Mendagri memandang diperlukan terobosan untuk menjaga stabilitas ekonomi, di samping tetap menjaga keselamatan dan kesehatan publik.
“Kesehatan publik harus bisa kita tangani, kita manage, tapi ekonomi juga bisa survive. Bekasi dan Karawang adalah salah satu daerah ekonomi yang penting dalam supply chain and production chain, rantai produksi, rantai suplai, logistik nasional. Bagaimana me-manage agar industri ini ke depan nanti tetap bisa berjalan meskipun vaksin belum ditemukan. Saya mengharapkan terobosan dari otoritas di Bekasi, dengan misi seperti itu, mampu menekan Covid-19 sehingga akhirnya melandai atau menurun drastis, ditambah dengan kesiapan kita untuk membuka ekonomi kembali agar ekonomi kita bisa pulih dan bangkit,” tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja turut memaparkan secara langsung hasil evaluasi penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi kepada Mendagri. Menurutnya, saat ini kondisi kejadian positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi cukup stabil. Adanya kasus penambahan positif diakuinya terjadi setelah dilakukan PCR dan Rapid Tes.
“Sasaran rapid tes, ditempat kerumunan seperti terminal dan pasar termasuk para pedagang. Kita harus menemukan kasus orang yang positif agar memutus mata rantai terhadap penyebaran Covid-19,” terangnya.
Selain itu, Eka juga mengatakan, ada 6 jenis bantuan sosial yang telah di distribusikan oleh Pemkab Bekasi. Diantaranya, Program Keluarga Harapan RI, dengan total 70.494 KPM, Program Sembako RI, 98.197 KPM, Program Sembako Perluasan (KKS Covid-19) RI, 48.494 paket bantuan.
Selanjutnya, Bantuan Tunai dan Non Tunai Gubernur Jawa Barat, 30.005 KPM, Bantuan Paket Sembako Pemkab Bekasi, 158.700 KPM dan Usulan Calon Penerima Manfaat Bansos Tunai Kementerian Sosial RI, sebanyak 38.708 KPM.
“Terkait dengan bantuan sosial dapat saya sampaikan sudah 6 jenis yang sudah berjalan. Bertambah 2 bantuan di Kabupaten Bekasi menjadi 8 pintu. Bantuan ke desa desa sampai saat ini terus berjalan. Serta lumbung pangan dan titik cek poin yang ada di juga masih berjalan,” imbuhnya.
Kegiatan Kunjungan Kerja Mendagri Ke Kabupaten Bekasi diakhiri dengan pemberian bantuan Kemendagri berupa masker sebanyak 7500 pcs dan handsanitizer 1200 botol, serta buku pedoman manajemen bagi Pemerintah Daerah.
(Advertorial)
Baca Juga :  Pemkab Bekasi melalui DSDABMBK Lanjutkan Pembangunan Jembatan Pantai Bakti
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Bekasi Ajak NU Perkuat Toleransi dan Kualitas SDM di Tengah Pesatnya Pertumbuhan Daerah
Bupati Bekasi Resmikan RS Taksim di Cibarusah, Ini Pesannya kepada Manajemen
Tim dari 7 Desa Ramaikan Gelaran UMKM Cibitung, Camat Dorong Event Pemuda Rutin
Sampah Kali Jambe Capai 1.200 Meter Kubik, Pemkab Bekasi Siapkan 60 Truk Pengangkut
Diduga Berpotensi Cemari Udara, Usaha Pembuatan Arang di Sumur Batu Disegel
Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bupati Asep Tekankan Tiga Karakter Pemuda: Patriotik, Gigih, dan Berempati

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:14 WIB

Bupati Bekasi Ajak NU Perkuat Toleransi dan Kualitas SDM di Tengah Pesatnya Pertumbuhan Daerah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Bupati Bekasi Resmikan RS Taksim di Cibarusah, Ini Pesannya kepada Manajemen

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Sampah Kali Jambe Capai 1.200 Meter Kubik, Pemkab Bekasi Siapkan 60 Truk Pengangkut

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Diduga Berpotensi Cemari Udara, Usaha Pembuatan Arang di Sumur Batu Disegel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Berita Terbaru