Kronologi Penangkapan Pelaku Ancaman Terhadap Calon Presiden Anies Baswedan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 14 Januari 2024 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku yang mengancam akan menembak calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, berhasil ditangkap oleh polisi pada Sabtu (13/1) kemarin. Pelaku, berinisial AWK (23), merupakan pemilik akun TikTok @calonistri71600.

Berikut adalah kronologi penangkapan pelaku dan tanggapan terkait dari berbagai pihak.

Penangkapan Pelaku

  1. Ancaman di TikTok: Pelaku melakukan ancaman kepada Anies Baswedan melalui komentar di akun TikTok @calonistri71600.
  2. Identifikasi Pelaku: Polisi berhasil mengidentifikasi dan menemukan bahwa pelaku berada di Jember, Jawa Timur.
  3. Tangkap Tangan: Pelaku ditangkap sekitar pukul 09.30 WIB oleh Subdit Siber Ditkrimsus Polda Jatim, dengan dukungan dari Direktorat Siber Bareskrim Polri.
  4. Tidak Terafiliasi: Polri memastikan bahwa pelaku tidak memiliki kaitan dengan pasangan calon (paslon) lain.
Baca Juga :  Salut, Timnas Indonesia U-23 Libas Hong Kong 3-1

Pemeriksaan Pelaku

  1. Interogasi Awal: Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui kepemilikan akun @calonistri71600 dan mengonfirmasi bahwa ia telah mengancam Anies Baswedan ketika live di TikTok.
  2. Pemeriksaan Intensif: AWK masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirteskrimsus) Polda Jawa Timur.

Tanggapan Anies Baswedan

  1. Apresiasi terhadap Polri: Anies memberikan apresiasi terhadap kecepatan Polri dalam menangani kasus ini. Ia menyebut gerak cepat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai bukti bahwa pemilu dapat berlangsung kondusif dan damai.
  2. Batas Kebebasan Berpendapat: Anies menegaskan bahwa ancaman yang membahayakan nyawa dan menggunakan kekerasan fisik sudah melampaui batas kebebasan berpendapat dan berekspresi.
  3. Perlindungan Terhadap Kebebasan Berpendapat: Menurut Anies, tindakan Polri merupakan langkah untuk melindungi kebebasan berpendapat, bukan hanya terhadap capres atau pejabat publik, tapi untuk seluruh rakyat.
Baca Juga :  Diduga Mengantuk, Honda Jazz Menabrak Pembatas Jalan

Berikut adalah kronologi penangkapan pelaku dan tanggapan terkait dari berbagai pihak.

ADVERTISEMENT

ads"/ https://rakyatjabarnews.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240720-WA0020.jpg

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

BPN Kabupaten Bekasi Launching Layanan Sertifikat Elektronik, Permudah Pengecekan Pertanahan
Anggota DPRD, Solihin Desak Pj Wali Kota Segera Isi Kekosongan Kepala OPD
Wakil Ketua DPRD, Anim : Tidak Ada Aksi WO dalam Rapat Bamus
DPRD Kota Bekasi, Nicodemus : Pj Walikota Bekasi Bikin Gaduh
Pj Gubernur Jawa Barat Keluarkan Surat Edaran Perketat Izin Study Tour
Komisi III Soroti Kinerja Pj Walikota Bekasi Agar Tak Acuh Terhadap PSU
DPRD Kota Bekasi Ingin Pengawasan Intens Soal Depot Air Minum Isi Ulang
Merek Baru Siap Tampil di GIIAS 2024, Ini Jadwalnya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Juni 2024 - 14:07 WIB

BPN Kabupaten Bekasi Launching Layanan Sertifikat Elektronik, Permudah Pengecekan Pertanahan

Kamis, 23 Mei 2024 - 07:33 WIB

Anggota DPRD, Solihin Desak Pj Wali Kota Segera Isi Kekosongan Kepala OPD

Sabtu, 18 Mei 2024 - 21:00 WIB

Wakil Ketua DPRD, Anim : Tidak Ada Aksi WO dalam Rapat Bamus

Rabu, 15 Mei 2024 - 08:43 WIB

DPRD Kota Bekasi, Nicodemus : Pj Walikota Bekasi Bikin Gaduh

Senin, 13 Mei 2024 - 12:59 WIB

Pj Gubernur Jawa Barat Keluarkan Surat Edaran Perketat Izin Study Tour

Berita Terbaru

Polres Metro Bekasi menyita barang bukti.

Bekasi

Pria Asal Setu Dibunuh, Gara-gara Pinjol !

Selasa, 23 Jul 2024 - 12:20 WIB