Kisruh DPT Desa Lambangsari, DPMD Tunggu Laporan Camat

- Redaksi

Rabu, 15 Agustus 2018 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

i

ilustrasi

RJN, Bekasi- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi menunggu laporan terkait kisruh puluhan warga Desa Lambangsari yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala DPMD, Aat Barhaty ketika diminta komentarnya. Ia menegaskan pihaknya akan turun tangan jika pihak Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lambangsari tidak mampu menangani persoalan itu.

Baca Juga :  Plt Ketua TP PKK Jadi Pemimpin Upacara Di Peringatan Hari Ibu 2022

“Kalau itu tidak bisa di tangani panitia desa kemudian ada surat keterangan dari camat baru kita akan menindak lanjuti,” ucapnya saat diwawancarai, di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kemarin.

Kisruh DPT Pilkades Lambangsari menjadi sorotan berbagai media. Aat mengaku belum menerima laporan secara resmi dari pihak Kecamatan atau Panitia.

“Kalau belum ada surat resmi, kami anggap panitia masih mampu menyelesaikan. Kalau permasalahan DPT kita lihat dari peraturan,”katanya.

Baca Juga :  Oso Bakar Semangat Kader Hanura di Kabupaten Bekasi

Sebelumnya Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi mendesak agar Panitia Pilkades dapat menerima puluhan warga yang memiliki kelengkapan data untuk dimasukan ke DPT.

“Dalam aturan hukum tata negara itu ada diskresi atau pengeculian. Warga yang punya ktp dan kk ini tidak boleh kehilangan hak pilih,”papar Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Yudhi Darmansyah.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2021 Secara Virtual Teknologi Aplikasi Zoom Cloud Meeting

Ditempat terpisah Ketua Forum Badan Permusywaratan Desa (F-BPD) Kabupaten Bekasi, Zuli Zulkifli permasalan DPT murni kekeliruan panitia yang menyebabkan puluhan warga tidak masuk dalam data pemilih.

“Jika warga sudah punya KTP dan KK desa setempat. Panitia Pilkades Lambangsari wajib memasukan data itu ke dalam DPT,” ucapnya. (yto/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati HANI 2026, BNK Kabupaten Bekasi Ajak Warga Lawan Narkoba Lewat Turnamen Bulutangkis
DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Empat Korban Sudah Dimintai Keterangan
DPRD Kota Bekasi Soroti Temuan BPK, Potensi Pajak Hotel Rp2,7 Miliar Diminta Segera Ditagih
DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan
Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:45 WIB

Peringati HANI 2026, BNK Kabupaten Bekasi Ajak Warga Lawan Narkoba Lewat Turnamen Bulutangkis

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:38 WIB

DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Empat Korban Sudah Dimintai Keterangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:30 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Temuan BPK, Potensi Pajak Hotel Rp2,7 Miliar Diminta Segera Ditagih

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile

Berita Terbaru