Jasa Marga Berkomitmen Untuk Jaga Pemenuhan SPM Di Tengah Penurunan Volume Lalu Lintas Pada Periode PPKM Darurat

oleh -
banner 120x600

rakyatjabarnews.com, Jakarta – Dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada periode 3-20 Juli 2021, PT Jasa Marga (Persero) Tbk tetap menjalankan operasional dengan mengedepankan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menerapkan protokol kesehatan dalam pelayanan kepada pengguna jalan tol Jasa Marga Group, baik layanan transaksi di Gerbang Tol (GT), layanan lalu lintas, layanan konstruksi baik pengerjaan proyek di jalan tol maupun upaya perbaikan perkerasan jalan tol hingga layanan di rest area.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru, menyampaikan bahwa walaupun PPKM Darurat diberlakukan, tetapi Jasa Marga tetap akan menerapkan SPM dengan protokol Kesehatan Covid-19, sehingga program pelayanan kepada pengguna jalan tol tetap direalisasikan, baik itu untuk pelayanan operasional di Gerbang Tol (GT) sampai dengan pelayanan di rest area, dan juga berlaku untuk pengoperasian unit-unit pemeliharaan jalan tol dan unit perbaikan.

“Walaupun mobilitas masyarakat di masa PPKM Darurat ini cenderung menurun yang juga berdampak pada volume lalu lintas di ruas jalan tol milik Jasa Marga Group, kami tetap berkomitmen menjaga tingkat pelayanan yang sudah ditetapkan dalam SPM, sehingga program pelayanan kepada pengguna jalan tetap direalisasikan tanpa mengesampingkan protokol kesehatan yang ada,” ujar Heru.

Selama PPKM Darurat diberlakukan selama tujuh hari (periode 3-9 Juli 2021), Jasa Marga mencatat penurunan volume kendaraan yang melintas di ruas jalan tol Jasa Marga Group jika dibandingkan dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal.

Jasa Marga mencatat tren penurunan lalu lintas kumulatif di sejumlah GT Utama _(barrier)_ yang berbatasan dengan wilayah Jabotabek yaitu dari GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta Cikampek (akses arah Timur), GT Cikupa Exit Jalan Tol Jakarta-Merak (akses arah barat) dan GT Ciawi 2 Jalan Tol Jagorawi (akses arah Selatan), dengan rincian sebagai berikut:

– Tujuh hari dalam masa penerapan PPKM tercatat total penurunan volume lalu lintas yang meninggalkan Jakarta sebesar -37,91% dengan rincian: Menuju arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar -35,41% dan GT Kalihurip Utama turun sebesar -43,51%, menuju arah Barat melalui GT Cikupa turun sebesar -30,45%, dan menuju arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar -46,16%.

– Tujuh hari dalam masa penerapan PPKM tercatat total penurunan volume lalu lintas yang memasuki Jakarta sebesar -38,54% dengan rincian: Dari arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar -35,16% dan GT Kalihurip Utama turun sebesar -50,39%, dari arah Barat melalui GT Cikupa turun sebesar -31,56%, dan dari arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar -40,59%.

Sejalan dengan fungsi strategisnya, dalam mendistribusikan orang dan barang, khususnya dalam rangka mendukung pergerakan logistik, Jasa Marga akan terus mengoperasikan jalan tol-jalan tolnya yang dikelola di Indonesia. Heru menghimbau kepada pengguna jalan untuk turut mendukung PPKM Darurat ini dengan tetap di rumah saja, menghindari ruang publik dan kerumunan, menerapkan pola hidup bersih dan tetap memperketat protokol kesehatan jika harus keluar rumah untuk keperluan mendesak, guna menekan penyebaran COVID-19.

(red)

Comment