Ini Kata Arteria Dahlan, Mengenai OTT Yang di Lakukan KPK

- Redaksi

Rabu, 27 September 2017 - 18:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Jakarta – Anggota Pansus Angket DPR terhadap KPK, Arteria Dahlan mengatakan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang selama ini dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi perhatian serius saat Raker Komisi III DPR dengan KPK. Arteria menyebut, di mata beberapa anggota Komisi III DPR, OTT menyisakan banyak persoalan. Selain itu yang menjadi sorotan adalah tugas pencegahan tindak pidana korupsi KPK yang dinilai belum maksimal. Jika pencegahan korupsi berjalan efektif maka OTT bisa jadi tidak banyak terjadi.

Menurut Arteria, jika KPK menjalankan fungsi pencegahan secara baik, maka tindakan korupsi bisa dicegah lebih dini. Apabila sudah diketahui jauh-jauh hari tapi sengaja dibiarakan sampai terjadi tindakan pidana korupsi maka diduga KPK sengaja membiarkan rencana korupsi, dan menjebak agar terjadi OTT.

Baca Juga :  KPK Geledah Rumah Hasto di Bekasi, Sebuah Flashdisk dan Buku Disita KPK

Selanjutnya Arteria menegaskan jangan sampai OTT yang dilakukan KPK malah tebang pilih. Ia menekankan pemberantasan korupsi tidak boleh menjebak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas dasar apa bapak melakukan OTT, sehingga kami tidak menyangka bahwa bapak melakukan tebang pilih. Kenapa yang lain tidak di-OTT? Siapa yang mengontrol dan mengawasi, apakah salah satu dari komisoner mengawasi? Ini namanaya penjebakan,” papar Arteria melansir PRFM, Rabu (27/9/2017).

Baca Juga :  Mahasiswa Geruduk KPK, Singgung Dugaan Pelemahan Lembaga Antirasuah: "Rakyat Jangan Diam"

Di kesempatan yang sama, sebelum Arteria menyampaikan pendapat, Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil menyampaikan, soal OTT ini berawal dari laporan-laporan yang kemudian ditingkatkan dalam operasi. Dia mempertanyakan jika sudah diketahui sebelumnya kenapa tindakan korupsi tidak dicegah.

“Dalam konteks penyadapan yang saya kaitkan dengan pencegahan apakah kemudian ketika ada laporan misalnya bahwa ada kemudian biasanya laporan itu dilaporkan oleh orang dekat, apakah tidak ada upaya untuk melakukan tindakan pencegahan?” tanya Nasir dirilis laman resmi DPR RI.

Baca Juga :  KPK Geledah Rumah Bupati Supendi, Sejumlah Dokumen Disita

Nasir beranggapan OTT tidak bisa menghilangkan tindakan koruptif, OTT hanya bersifat meredakan sementara. Bahkan dia menganalogikan OTT seperti obat sakit kepala yang dapat dibeli di warung.

“OTT itu seperti orang minum paramex, hanya meredakan tidak menyembuhkan. Saya katakan bukan berarti saya tidak menghargai. Saya nilai OTT itu hanya orang yang sakit kepala minum obat, tapi hanya meredakan, tidak menyembuhkan,” papar Nasir. (red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan
Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik
BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat
Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia
Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa
Kemendes PDT dan Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi Tekan Kemiskinan Desa
Wawali Harris Bobihoe Hadiri Maulid Nabi di Pondokgede, Ajak Warga Teladani Rasulullah
Gebrak Pasar di Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa

Berita Terbaru