Perilaku yang sudah baik tersebut, lanjutnya, harus terus ditingkatkan dan dipelihara supaya tidak ada lagi kemiskinan, stunting, dan pengangguran di Kabupaten Bekasi.
Sila ketiga, kata Dani Ramdan, walaupun berbeda pendapat, berbeda keinginan, tapi kita bisa bersatu dan menjaga persatuan. Serta sila keempat, setiap ada perbedaan pendapat kita tempuh jalan musyawarah mufakat dulu.
“Dan terakhir bagaimana kaum minoritas, kaum yang termarjinalkan, yang lemah, kita lindungi bersama karena itu implementasi dari keadilan bagi seluruh rakyat indonesia” lanjutnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membangun persatuan agar Kabupaten bekasi menjadi lebih baik kedepannya.
“Tentu saja kami sebagai generasi yang lebih dahulu, yang saat ini juga diberikan amanat sebagai pimpinan harus menjadi teladan agar generasi penerus bisa melanjutkan keteladanan ini dan melestarikan Pancasila di Kabupaten Bekasi, tidak hanya sebagai wacana tapi sebagai norma kehidupan sehari-hari” tutupnya.
Usai upacara, Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan, melakukan silaturahmi dan dialog bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi.
Upacara Hari Lahir Pancasila tahun ini mengambil tema Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global. Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari unsur lintas instansi yakni TNI, Polri, Satpol PP, Korpri, para pelajar dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. red
Halaman : 1 2









