Hari HAM sedunia, Gerindra: Pemerintah Harus Lindungi Hak Asasi WNI di Luar Negeri

- Redaksi

Senin, 10 Desember 2018 - 16:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Putih Sari adalah Anggota DPR RI Komisi IX dan sekaligus Caleg DPR RI Partai Gerindra Dapil Jabar VII (Kabupaten Bekasi, Karawang & Purwakarta).

i

Putih Sari adalah Anggota DPR RI Komisi IX dan sekaligus Caleg DPR RI Partai Gerindra Dapil Jabar VII (Kabupaten Bekasi, Karawang & Purwakarta).

RJN, Jakarta– Dalam suasana peringatan Hari HAM Sedunia, Anggota DPR RI Partai Gerindra drg Putih Sari menyoroti lemahnya komitmen pemerintah dalam melindungi Hak Asasi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

“Saya menilai upaya pemerintah melindungi HAM para WNI kita di luar negeri masih jauh dari yang diharapkan. Masih banyak TKI di luar negeri yang tak terpenuhi HAMnya,” ujar Putih Sari saat dihubungi, Senin (10/12).

Baca Juga :  Kepolisian Filipina Buru 7 WNI?

Lebih lanjut, Putih Sari menekankan pentingnya perlindungan HAM bagi seluruh WNI termasuk para pekerja migran Indonesia di luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Negara wajib hadir untuk melindungi hak-hak warga negaranya dimanapun. Namun kenyatannya masih banyak TKI kita yang dipancung tanpa pemberitahuan, yang disiksa dan sebagainya,” lanjutnya.

Baca Juga :  Menuju UHC, BPJS Kesehatan Manfaatkan Data Kependudukan (NIK) yang Belum Jadi Peserta JKN-KIS

Dalam kesempatan itu, Putih Sari yang kembali maju sebagai Caleg DPR RI Partai Gerindra di Dapil Jabar VII meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta dengan nomor urut 1 ini juga memandang perlunya pendidikan hukum bagi para TKI di luar negeri agar memahami hak dan kewajibannya selama berada di luar negeri.

Baca Juga :  Demokrat Ingin Target Tercapai, Ini Strategi Dari Kang Hero

“Perlu sekali adanya pendidikan bagi para TKI sebelum berangkat ke luar negeri, sehingga mereka paham betul hak dan kewajibannya selama bekerja di luar negeri,” tutupnya.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Omzet PKL Sempat Anjlok 40 Persen, APKLI Apresiasi Peran Dasco
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Omzet PKL Sempat Anjlok 40 Persen, APKLI Apresiasi Peran Dasco

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB