Disdik Diguyur DAK Fisik Rp21 Miliar

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2020 - 22:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Meningkatkan mutu sarana dan prasarana belajar, sejumlah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Cirebon akan menerima bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik di tahun 2020 ini. DAK yang akan didistribusikan sebesar Rp 21.423.200.00.

Bupati Cirebon, H. Imron Rosyadi mengingatkan kepada para pengguna anggaran, untuk bisa mengunakan anggaran tersebut dengan baik. Ia juga meminta kepada para sekolah, untuk bisa transparan dalam menggunakan anggaran tersebut.

“Harus transparan dalam menggunakan anggaran ini,” ujar Imron, saat menghadiri acara sosialisasi DAK Fisik Bidang Pendidikan Dasar di Hotel Apita, Rabu (15/7/20).

Dengan transparannya penggunaan anggaran, maka para penggunaan anggaran, tidak lagi harus takut, jika didatangi oleh oknum-oknum yang datang menanyakan proses pembangunan yang sedang dilakukan. Karena menurut Imron, biasanya cukup banyak oknum-oknum yang datang dan mencari-cari kesalahan.

“Lagi benernya saja, masih dicari kesalahannya. Apalagi kalau penggunaannya salah. Oleh karena itu, harus transparan. Kalau penggunaannya benar, kenapa harus takut kalau ada yang datang menanyakan proses penggunaan anggaran tersebut,” kata Imron.

Menurut Imron, pendidikan merupakan salah satu bidang yang paling sentral, untuk bisa mendorong kemajuan sebuah daerah. Oleh karena itu, salah satu program yang paling ditekankan dalam masa kepemimpinannya adalah masalah pendidikan.

Baca Juga :  Disdik Kabupaten Bekasi Sinkronisasi Jumlah Data PPDB

Karena menurutnya, dengan ada perhatian yang maksimal terhadap pendidikan, maka bisa mengubah pola pikir dan krakter masyarakat di Kabupaten Cirebon.

Imron juga menuturkan, bahwa potensi yang ada di Kabupaten Cirebon sangat besar dan layak untuk dikembangkan. Namun jika pendidikannya rendah, maka pengelolaan potensi tersebut tidak terkelola dengan baik.

“Untuk bisa mengelola potensi dengan baik, dibutuhkan SDM yang berkualitas. Melalui pendidikan inilah, SDM di Kabupaten Cirebon akan lebih baik,” katannya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto mengatakan, bahwa adanya DAK untuk pembangunan fisik SD ini, bertujuan untuk mewujudkan standar sarana dan prasarana belajar yang ada.

Baca Juga :  PNM Jalin Sinergi, Ibu Mekaar Bijak, Gizi Keluarga Meningkat

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan sarana dan prasarana belajar tersebut, bisa sesuai dengan standar pendidikan nasional.

Ronianto menjelaskan, bahwa anggaran DAK yang alokasinya mencapai Rp 21 miliar, akan digunakan untuk berbagai kebutuhan fisik sekolah.

Beberapa kegiatan yang akan dilakukan seperti rehabilitasi prasarana belajar, rehabilitasi perpustakaan, rehabilitasi ruang guru dan sekolah, pembangunan ruang kelas baru dan pembangunan toilet siswa dan guru.

“Adanya DAK ini, bertujuan agar sarana dan prasarana belajar, sesuai dengan standar pendidikan nasional,” ujar Ronianto.

(faa/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB