Selain itu, lanjut Alamsyah, desa-desa juga tidak luput dari sasaran. Pihaknya membuka stand melalui Mobile Customer Service untuk pendaftaran JKN KIS Kabupaten Bekasi.
“Di desa-desa kita membuka stand untuk membuka pelayanan pendaftaran JKN-KIS untuk masyarakat di Kabupaten Bekasi, kemudian seluruh rumah sakit, termasuk swasta, kita berikan edukasi agar masyarakat yang belum terdaftar BPJS bisa mendaftar peserta,” jelasnya.
Mengenai masyarakat yang sudah terdaftar di JKN Jamkesda, Alamsyah menyebutkan, telah dialihkan ke peserta BPJS Kesehatan sehingga terus menambah capaian UHC.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ya, sosialisasi di desa-desa, melalui kader-kader kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, pentingnya asuransi kesehatan, mungkin tidak dipakai saat itu, tapi untuk jaga-jaga kalau sakit sudah bisa ditolong dengan BPJS Kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, Alamsyah menyampaikan, Dinas Kesehatan bersinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam menyampaikan sosialisasi cakupan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Sudah terbukti bahwa dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan Insya Allah mutu pelayanan kesehatannya bisa dijamin setiap saat,” ujarnya. (*)
Halaman : 1 2









