Desa Cikulak Kidul Belum Mendapatkan Bansos dari Manapun

  • Whatsapp

RJN, Cirebon – Sebanyak 664 Kepala Keluarga terdampak pandemi covid-19 di Desa Cikulak Kidul Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon yang belum mendapatkan bantuan sosial dari manapun, mendapatkan bantuan dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD).

Penyaluran BLT DD tahap 2 tersebut disalurkan pada Sabtu (4/7) bertempat di aula desa setempat.

Bacaan Lainnya

Kuwu Desa Cikulak Kidul, Nastori, dari sumber FC memaparkan, Desa Cikulak Kidul dari geografis masuk daerah pedalaman hampir seluruh warganya di masa pandemi covid-19 merasakan dampaknya.

Sebagian besar warga berharap mendapatkan bantuan untuk meringankan beban di masa pandemi covid-19 ini, hingga pemerintah desa bersama lembaga dan masyarakat menggelar musyawarah desa khusus (musdesus), dan akhirnya bermufakat bahwa BLT DD harus menyisir warga terdampak covid-19 yang belum mendapatkan bantuan sosial dari manapun.

“Bagi kami terpenting masyarakat terdampak covid-19 dipastikan mendapatkan bantuan dan situasi kondusif, maka kesepakatan dalam musdesus kita sebagai pemerintah desa tinggal melaksanakannya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dari sekitar 2.200 KK yang ada di desanya sebagian besar telah mendapatkan bansos baik dari PKH, BPNT, maupun Banprop, dan menyisakan sekitar 664 KK yang belum mendapatkan bantuan dari manapun.

Dijelaskannya bahwa DD Cikulak Kidul tahun 2020 sebesar Rp1,23 miliar, menganggarkan untuk penanganan covid-19 mengambil 35 persen diperkirakan sekitar Rp418 juta.

Merujuk pada aturan Permendes PDTT alokasi dana tersebut bisa diperuntukkan bantuan kepada 233 KK, sehingga masih ada sekitar 441 KK yang belum mendapatkan bantuan dari manapun.

“Dalam musdesus disepakati untuk seluruh KK di Desa Cikulak Kidul diberi bantuan semua sehingga dari 233 KK penerima, sepakat untuk berbagi BLT DD dengan warga yang belum menerima bantuan,” jelas Nastori.

Lebih lanjut Nastori menjelaskan, dari Rp419 juta alokasi BLT DD Cikulak Kidul, berbagi sama rata untuk 664 KK akhirnya di dapat per KK memperoleh bantuan BLT DD sebesar Rp. 217 ribu, sehingga di Desa Cikulak Kidul tidak ada lagi KK yang tidak mendapatkan bantuan.

Sementara untuk Bantuan Kabupaten (bankab) dalam bentuk bantuan beras, Desa Cikulak Kidul mendapatkan bantuan sebanyak 151 KK, untuk proses penyaluran bankab tersebut lantaran semua KK telah mendapatkan bantuan.

Maka disepakati seluruh masyarakat bahwa Bankab disalurkan untuk masyarakat jompo dan yatim piatu, alasannya karena kelompok masyarakat tersebut hampair sebagian besar tidak memiliki Kartu Keluarga, maka sebagai solusinya mereka harus dibantu namun melalui program Bakab.

“Jompo dan Yatim piatu kebanyakan KK nya menginduk ke saudaranya,maka perlu di beri bantuan, dan kami mengalokasikannya dari program bankab,” pungkasnya.

(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *