Bupati Bekasi Tinjau Normalisasi Kali di Tambun Utara

- Redaksi

Selasa, 25 Maret 2025 - 16:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang didampingi Sekda Dedy Supriyadi dan Kepala Dinas SDABMBK Henri Lincoln, melihat secara langsung hasil pembongkaran bangunan liar dan normalisasi sungai sepanjang bantaran Kali Sepak, Desa Srimukti, Tambun Utara.

i

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang didampingi Sekda Dedy Supriyadi dan Kepala Dinas SDABMBK Henri Lincoln, melihat secara langsung hasil pembongkaran bangunan liar dan normalisasi sungai sepanjang bantaran Kali Sepak, Desa Srimukti, Tambun Utara.

Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terus berupaya mengatasi permasalahan banjir dengan melakukan normalisasi kali di Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara. Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang meninjau langsung progres normalisasi tersebut pada Senin (24/3/2025), didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Dedy Supriyadi dan Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Henri Lincoln.

Dalam tinjauannya, Bupati Ade memastikan bahwa proses normalisasi berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Ia menekankan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat humanis, mengingat lokasi tersebut merupakan lahan Perum Jasa Tirta (PJT).

“Progres normalisasi kali berjalan baik dan aman. Kami juga melakukan pendekatan yang humanis kepada masyarakat serta memberikan penyuluhan terkait aturan yang berlaku,” ujar Ade Kuswara.

Sebelumnya, pada Jumat (14/3/2025), Bupati Bekasi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah melakukan penertiban bangunan liar di sepanjang bantaran kali. Penertiban ini bertujuan untuk memperlancar aliran air, mengingat adanya sekitar 100 bangunan yang menyebabkan penyumbatan.

“Diperkirakan ada sekitar seratus bangunan yang kami tertibkan agar proses normalisasi berjalan lancar,” tambahnya.

Ade Kuswara menjelaskan bahwa normalisasi Kali Sepak merupakan bagian dari program Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Setelah bangunan liar ditertibkan, alat berat akan digunakan untuk memperdalam kali sehingga mampu menampung debit air lebih baik, terutama saat hujan deras.

Baca Juga :  Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran

“Alhamdulillah, proses ini berjalan lancar tanpa ada penolakan dari masyarakat. Justru mereka mendukung karena ini demi kepentingan bersama,” ungkapnya.

Selain normalisasi kali, Pemkab Bekasi juga berencana menata kembali patung golok di kawasan Gabus sebagai ikon daerah.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi menegaskan bahwa Pemkab Bekasi sepenuhnya mendukung langkah Gubernur Jawa Barat dalam menata lingkungan sebagai bagian dari mitigasi bencana banjir.

“Hari ini kami mendampingi Pak Gubernur dalam resolusi penanganan banjir yang sebelumnya melanda sejumlah wilayah. Beliau memiliki komitmen yang kuat dalam penataan lingkungan dari hulu, tengah, hingga hilir, di mana Kabupaten Bekasi berada di bagian tengah,” jelasnya.

Baca Juga :  Yuk! Hadir ke Bazar Ramadhan Pemkab Subang

Dengan upaya normalisasi kali yang terus berjalan, Pemkab Bekasi optimistis dapat mengurangi risiko banjir di wilayah terdampak. Pemerintah Kabupaten Bekasi juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran program ini. Melalui langkah-langkah strategis seperti penertiban bantaran kali, edukasi kepada masyarakat, dan peningkatan kapasitas saluran air, diharapkan penanganan banjir di Kabupaten Bekasi dapat lebih efektif dan berkelanjutan. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB