Jakarta – XLSMART Tancap Gas Awal 2026, Laba Melonjak 254 Persen dan 5G Makin LuasJakarta — PT XLSMART membuka tahun 2026 dengan kinerja yang solid di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat.
Perusahaan hasil merger XL Axiata dan Smartfren itu mencatat lonjakan laba bersih sekaligus mempercepat integrasi jaringan dan ekspansi layanan 5G di berbagai kota di Indonesia.
Sepanjang kuartal I 2026, XLSMART membukukan pendapatan sebesar Rp 11,84 triliun atau tumbuh 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi melonjak 254 persen secara tahunan menjadi Rp 1,37 triliun.Kinerja positif tersebut turut ditopang EBITDA yang dinormalisasi sebesar Rp 5,43 triliun dengan margin EBITDA mencapai 46 persen.
Presiden Direktur dan CEO Rajeev Sethi mengatakan fokus utama perusahaan saat ini adalah memperkuat kualitas jaringan dan memperluas pengalaman layanan 5G di seluruh Indonesia.
“Integrasi jaringan dan ekspansi 5G menjadi fondasi utama XLSMART dalam membangun pengalaman digital generasi berikutnya di Indonesia,” ujar Rajeev dalam keterangannya, Selasa (12/5).
Menurut dia, penguatan infrastruktur dilakukan agar pelanggan bisa menikmati konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan seamless untuk mendukung kebutuhan digital yang terus berkembang.
Kontribusi layanan data dan digital masih menjadi penopang utama bisnis perseroan dengan kontribusi mencapai 91,8 persen terhadap total pendapatan.
Kenaikan itu sejalan dengan meningkatnya blended ARPU menjadi Rp 47,3 ribu.Dari sisi jaringan, XLSMART juga mencatat pertumbuhan trafik data sebesar 36 persen secara tahunan menjadi 3.867 petabytes.
Lonjakan trafik didorong meningkatnya aktivitas digital masyarakat mulai dari streaming video, mobile gaming, hingga layanan berbasis cloud.
Untuk memperkuat kualitas layanan, XLSMART telah mengintegrasikan sekitar 40,3 ribu site jaringan hingga kuartal pertama 2026.
Perusahaan juga menambah sekitar 4,9 ribu site baru serta menyelesaikan 77 persen target tower dismantling pasca merger.
Saat ini, XLSMART memiliki lebih dari 253 ribu BTS di seluruh Indonesia. Jaringan 5G perusahaan juga telah hadir di 43 kota dan ditargetkan terus meluas sepanjang 2026.
Rajeev menegaskan perusahaan melihat 5G bukan sekadar evolusi teknologi jaringan, melainkan fondasi penting bagi pengembangan ekosistem digital masa depan, termasuk pemanfaatan artificial intelligence (AI) dan layanan cloud.Selain fokus pada pelanggan, XLSMART juga memperkuat budaya kerja internal melalui pengembangan talenta digital dan penguatan organisasi yang lebih agile dan kolaboratif.
Di tengah proses transformasi pasca merger, XLSMART turut meraih penghargaan Ookla Speedtest Awards 2025 sebagai Fastest 5G Network di Indonesia.
Perseroan juga masuk daftar TIME Best Companies Asia-Pacific 2026.Adapun belanja modal atau capitalized capex hingga kuartal I 2026 tercatat sebesar Rp 2,25 triliun. Dana tersebut difokuskan untuk integrasi jaringan, ekspansi 5G, modernisasi infrastruktur, dan peningkatan kualitas layanan pelanggan.
Sebagai informasi, XLSMART merupakan perusahaan telekomunikasi hasil penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom dengan total pelanggan mencapai lebih dari 69,4 juta pengguna di Indonesia.
(*)









