Kabupaten Bekasi – Di tengah kepungan banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Muaragembong, sinergi dan solidaritas lintas sektor terus mengalir untuk meringankan beban warga terdampak. Camat Muaragembong Sukarmawan menegaskan bahwa seluruh bantuan yang masuk disalurkan secara terkoordinasi, transparan, dan tepat sasaran.
Sukarmawan memastikan proses penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan pendataan yang melibatkan unsur pemerintah desa, RT/RW, serta relawan di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.
“Kami pastikan seluruh bantuan yang masuk disalurkan secara merata sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan,” tegas Sukarmawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbagai bantuan terus berdatangan dari sejumlah pihak, mulai dari BPBD Kabupaten Bekasi yang menyalurkan pasokan air bersih untuk mendukung operasional dapur umum, hingga bantuan perahu polietilen beserta mesin yang diperuntukkan bagi warga Desa Pantai Harapan Jaya guna menunjang mobilitas di wilayah terdampak genangan.
Selain itu, bantuan juga datang dari Dinas Sosial, Baznas, PMI, Liaison Officer (LO), pemerintah desa, pihak swasta, relawan, masyarakat, serta para donatur yang turut bergotong royong membantu warga Muaragembong.
Sukarmawan menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan melalui dua skema utama, yakni bantuan yang dapat langsung dikonsumsi oleh warga, serta bantuan bahan pangan yang dapat diolah untuk memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan.
“Kami berkomitmen penuh mengawal distribusi bantuan agar berjalan terkoordinasi, merata, dan tepat sasaran sesuai data dan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Tak hanya itu, Sukarmawan juga mengapresiasi kepedulian berbagai komunitas dan elemen masyarakat. Di antaranya 350 nasi bungkus dari Taksi Community Cibitung dan Komunitas Ambulans AMC, bantuan beras dan mi instan sebagai bahan pangan pendamping, serta bantuan dari Perumahan Tropikana Residence Jababeka yang diserahkan langsung kepada warga terdampak.
“Kami sangat mengapresiasi para donatur dan relawan yang turun langsung ke lokasi. Bantuan ini adalah wujud nyata solidaritas dan kepedulian lintas sektor untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat banjir,” ungkapnya.
Dalam upaya memastikan layanan kesehatan tetap berjalan, Camat Muaragembong juga menginstruksikan Puskesmas Muaragembong untuk mengoperasikan layanan Puskesmas Keliling (Pusling) guna menjangkau warga terdampak banjir di sejumlah desa.
“Langkah ini dilakukan agar pelayanan kesehatan tetap bisa diakses warga meski terdapat keterbatasan akibat genangan banjir,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pantai Harapan Jaya, Mahir Nurmawan, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan berbagai pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui BPBD. Ia menyebutkan, bantuan dari BPBD telah diterima sebanyak dua kali, dan keberadaan dapur umum sangat membantu memenuhi kebutuhan warga.
“Penyaluran bantuan kami fokuskan di Kampung Solokan RT 001/RW 001 serta Kampung Pondok Dua RT 01 dan RT 02 RW 12, Desa Pantai Harapan Jaya,” jelas Mahir.
Mahir menambahkan, pemerintah desa telah mendirikan dapur umum untuk mendistribusikan makanan siap saji sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar warga, meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran penanganan bencana di wilayah terdampak.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas sinergi kuat lintas sektor, mulai dari Pemkab Bekasi, kecamatan, BPBD, Puskesmas, Tagana, para donatur, hingga relawan yang terus bekerja membantu warga Muaragembong, khususnya Desa Pantai Harapan Jaya.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak. Kami pastikan bantuan yang diterima disalurkan secara merata dan tepat sasaran ke seluruh titik lokasi terdampak banjir di wilayah Desa Pantai Harapan Jaya,” pungkasnya. (ADV)










