Bekasi – Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi menargetkan pembangunan dan rehabilitasi 54 jembatan sepanjang 2025. Proyek ini tersebar di berbagai wilayah, dari Karang Bahagia hingga Cibarusah, dengan 33 titik pembangunan baru dan 21 titik rehabilitasi.
“Total ada 54 kegiatan di tahun ini, menyebar di wilayah utara dan selatan. Semuanya prioritas berdasarkan dokumen jalan kabupaten dan usulan masyarakat,” ujar Achmad Fauzi, Kabid Pembangunan Jembatan SDA-BMBK, Jumat (23/05).
Sejumlah jembatan sudah rampung, seperti di Desa Jatiwangi dan Kobak Rotan, sementara lainnya masih proses, termasuk di Jalan Bosih Raya dan jembatan Kali Cangkring, Cibitung.
Achmad menjelaskan, sebagian besar program berasal dari Musrenbang dan usulan desa. Meski usulan mencapai 200 titik, keterbatasan anggaran membuat prioritas difokuskan pada jalan kabupaten, sementara jembatan lingkungan akan dialihkan ke Dinas Perkimtan.
Selain proyek reguler, SDA-BMBK juga tengah merancang pembangunan Fly Over Lemah Abang untuk mengatasi kemacetan di perlintasan KA Cikarang Utara.
“Mobilitas di sana tinggi, apalagi saat jam kerja. Kami sedang kaji DED dan koordinasi dengan PT KAI serta Pemprov karena itu jalur strategis nasional dan provinsi,” tegasnya. (*)










