Motif Pembunuhan Penagih Hutang di Bekasi Persoalan Asmara

- Redaksi

Rabu, 5 Februari 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menemukan kerangka di dalam septic tank rumah Sunardi (43), pelaku pembunuhan wanita pegawai bank keliling, Sri Pujayanti (22) di Kampung Cikoronjo, Desa Sindangmulya, Cibarusah, Kabupaten Bekasi.(ACHMAD NASRUDIN YAHYA/KOMPAS.com)

i

Polisi menemukan kerangka di dalam septic tank rumah Sunardi (43), pelaku pembunuhan wanita pegawai bank keliling, Sri Pujayanti (22) di Kampung Cikoronjo, Desa Sindangmulya, Cibarusah, Kabupaten Bekasi.(ACHMAD NASRUDIN YAHYA/KOMPAS.com)

Bekasi – Sunardi (43), pembunuh wanita pegawai bank keliling bernama Sri Pujayanti (22), membunuh istri keduanya, Almaidah (51) pada November 2022 karena persoalan asmara.

Usai melakukan pembunuhan, Sunardi membuang jasad sang istri ke septic tank samping rumahnya di Kampung Cikoronjo, Desa Sindangmulya, Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

“Motif dugaan asmara, karena si tersangka ini merasa istrinya ini telah berselingkuh dengan orang lain, sampai si pelaku ini gelap mata melakukan pembunuhan ini,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Mustofa di rumah pelaku, Rabu (5/2/2025).

Namun demikian, polisi masih mendalami motif lain di balik pembunuhan ini.

“Sebenarnya masih kita dalami motif yang lain yang berkaitan dengan kekayaan atau apa, sementara masih kita dalami motifnya,” ungkap dia.

Dalam kasus pembunuhan terhadap Sri Pujayanti, Sunardi ternyata berniat memasukkan jasad korban ke septic tank yang sama dengan tempat jasad sang istri dibuang.

Namun, belum sempat melancarkan aksinya, saudara Sri Pujayanti mencari keberadaan korban. Oleh karena itu, pelaku menaruh jasad korban di bawah tempat tidur kamar.

Baca Juga :  Bekasi Pecahkan Rekor Nasional, Ribuan Tenaga Honorer Akhirnya Resmi Diangkat

“Sebenarnya dia juga pengen masukin korban SR ini ke septic tank namun belum sempat dimasukkan ke sana karena ada saudara yang mencari. Jadi sementara dia taruh di bawah springbed,” imbuh dia.

Sebelumnya diberitakan, Sri Pujayanti (22), ditemukan tewas dibunuh Sunardi (43) di rumah pelaku di Desa Sindangmulya, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (4/2/2025) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Komisaris Onkoseno Grandiarso Sukahar mengungkapkan, peristiwa tragis ini bermula ketika korban menagih cicilan koperasi ke kediaman pelaku pada Senin (3/2/2025) pukul 15.00 WIB.

Baca Juga :  DLH Kabupaten Bekasi Sosialisasi Tata Cara Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan ke Perusahaan

“Korban menagih cicilan Koperasi Pantura yang tidak dibayarkan pelaku selama satu bulan terakhir,” ujar Onkoseno saat dikonfirmasi pada Rabu (5/2/2025).

Pelaku ditangkap pada Selasa (4/2/2025). Saat diperiksa, pelaku mengaku telah membunuh seseorang dan membuang jasadnya ke septic tank rumah. Dari keterangan ini, kepolisian kemudian membongkar septic tank rumah pelaku, dan menemukan kerangka Almaidah. (*)

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan
Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat
Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis
Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42 WIB

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru