Mata Pelajaran Komputer Ditiadakan pada Kurikulum 2013

- Redaksi

Jumat, 28 Juli 2017 - 13:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Garut – Pelimpahan pengelolaan SMA/SMK dari Kabupaten/Kota ke Provinsi Jawa Barat membuat banyak sistem yang berubah. Perubahan tersebut tentu saja sangat baik mengingat kesejahteraan tenaga pendidik menjadi terjamin.

Namun dibalik itu semua masih menyisakan persoalan. Dewasa ini dengan diberlakukan Kurikulum 2013 (Kurtilas) jadi tidak ada mata pelajaran komputer.

Terkait hal itu, anggota Komisi D DPRD Garut, Yusep Mulyana berharap, sekolah yang bersangkutan bisa mengatur sekaligus memberikan pelajaran komputer.

”Sekarang SMA/SMK menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) diharapkan ada ekstrakurikuler bidang studi Komputer,” kata Yusep saat ditemui RakyatJabarNews.com, di ruang Komisi D, Jumat (28/7/2017).

Yusep menambahkan, di zaman serba canggih semua siswa tentunya dituntut untuk menguasai komputer. Bahkan tidak hanya itu, dalam melamar pekerjaan pun selalu ditanya menguasai komputer atau tidak.

Baca Juga :  Komputer Ludes Dimaling, SMP Negeri 1 Sedong Menumpang UNBK di Sekolah Lain

Oleh karena itu, pihaknya menyarankan agar semua SMA/SMK membubuhi mata pelajaran Komputer. Bukannya dihilangkan melainkan seharusnya ditambah jam pelajarannya.

”Mata pelajaran Komputer bukan dihilangkan, tetapi harus ditambah jam pelajarannya. Saya heran, kenapa hal ini bisa terjadi,” tanyanya.

Baca Juga :  SMAN 2 Bekasi Raih Gold Medal dalam Penabur International Choir Festival 2017

Yang paling signifikan ketika menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Itu salah satu bukti nyata di mana siswa harus paham betul mengenai komputer.

”Mau berjalan gimana UNBK yang akan dan sudah sebagian sekolah lakukan, jika peserta didiknya tidak menguasai Komputer,” pungkas Yusep. (Asp/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
Siswa Cuma 46 Orang, Sekolah Ini Tetap Dapat Bantuan CSR PT LX Pantos
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:03 WIB

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:00 WIB

MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung

Kamis, 17 September 2026 - 11:59 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru

Pemain PERSIB Bandung merayakan kemenangan 1-0 atas Cong Viettel FC pada pertandingan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Foto istimewa Persib Bandung.

Olahraga

Drama Dua Kartu Merah, PERSIB Tetap Tekuk Cong Viettel 1-0

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:16 WIB