Disnaker Kabupaten Bekasi Bentuk TKPP

- Redaksi

Kamis, 23 Februari 2023 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Belasi, Edi Rochyadi.

i

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Belasi, Edi Rochyadi.

Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mendorong kontribusi perusahaan dalam rangka mengurangi angka pengangguran melalui 6 skema yakni, penyerapan tenaga kerja lokal, job fair program pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), program Sekolah Siap Kerja, program pelatihan wirausaha mandiri, dan diseminasi hubungan industrial pancasila.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Pengangguran Daerah Kabupaten Bekasi (TKPP), di Hotel Primebiz Cikarang Selatan, Rabu (22/2).

“Yang pertama adalah perkuat peningkatan kesempatan penyerapan tenaga kerja lokal. Kalau banyak kelemahan, ada berbagai cara alternatifnya jika menginginkan tenaga kerja lokal yang qualifed,” ujarnya.

Dirinya menekankan hal tersebut, karena menurut Badan Pusat Statistik (BPS) persentasi pengangguran di Kabupaten Bekasi pada tahun 2021 mencapai  angka 10,09 persen, dan ditahun 2022 meningkat hingga mencapai 10,31 persen.

“Pengangguran kita tahun 2021 dibanding 2022 bukannya turun malah naik, dari 10,09 persen menjadi 10,31 persen ya sekitar 0,22 persen naiknya,” ucapnya.

Dani menjelaskan, melalui kegiatan FGD ini diharapkan mampu menghimpun, mengkaji, dan mengevaluasi terhadap tingginya angka pengangguran, dan salah satu faktor yang menjadi penyebabnya ialah adanya urbanisasi.

Baca Juga :  Pj Bupati Bekasi Meresmikan Aeon Mall Deltamas, Ekonomi Makin Meningkat

“Mengawali FDG ini kita ingin menghimpun dan mengkaji kinerja kita tahun lalu, dan ada kenaikan angka pengangguran, setelah ditemukan ternyata faktornya ialah serbuan pencari kerja dari luar,” jelasnya.

Pihaknya juga akan terus bersinergi mencari solusi bersama dengan 61 perusahaan yang sudah melakukan MoU dengan Pemkab Bekasi, serta mengajak perusahaan lainnya untuk berkomitmen bersama sebagai wujud penajaman terkait masalah pengangguran di Kabupaten Bekasi.

“Langkah strategis kita masih akan dilakukan dengan 61 perusahaan tersebut, penajamannya melalui komunikasi dan mengajak perusahaan lainnya untuk berkomitmen bersama.” pungkasnya.

Baca Juga :  145 Wisudawan Ikuti Sidang Senat Terbuka Anggkatan II STIT Nusantara Bekasi

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Belasi, Edi Rochyadi menjelaskan TKPP ini dibentuk sebagai langkah strategis dalam menjawab persoalan pengangguran di Kabupaten Bekasi, yang diyakini efektif membangun program pelatihan kompetensi, pelatihan kewirausahaan mandiri, penyerapan tenaga kerja lokal, serta hubungan industri pancasila.

“Kami segera menentukan rencana-rencana aksi untuk menjawab persoalan pengangguran di Kabupaten Bekasi yang meningkat melalui beberapa skema yang sebelumnya telah dijelaskan.” tukasnya.(ziz)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan
Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat
Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis
Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42 WIB

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru