Hasil Screening Rapid Antigen Penumpang Commuter Line di Stasiun Bekasi Hari Ini

- Redaksi

Kamis, 3 Februari 2022 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perketatan ini dilakukan karena Kota Bekasi masuk dalam PPKM Level 2, dan dalam data Dinas Kesehatan Kota Bekasi, tercatat naiknya kasus aktif dalam gelombang ketiga.

i

Perketatan ini dilakukan karena Kota Bekasi masuk dalam PPKM Level 2, dan dalam data Dinas Kesehatan Kota Bekasi, tercatat naiknya kasus aktif dalam gelombang ketiga.

Bekasi –  Pagi ini, telah dilakukan skrining rapid antigen bagi penumpang Commuter line di Stasiun Bekasi. Penumpang dipilih secara acak untuk melakukan rapid antigen. Penumpang yang melakukan tes antigen hanya perlu menunggu lima belas menit untuk mendapatkan hasilnya. Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati, Rabu (02/02/2022).

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Pemkot Bekasi Upayakan Pengendalian Harga Kebutuhan Pokok

 

Para penumpang yang dipilih secara acak itu menggunakan kereta dengan tujuan bermacam-macam. Selain ada yang ingin bekerja di wilayah Jakarta, ada yang ingin melanjutkan kuliah ke kota lain, ada pula yang hendak pulang kampung ke kotanya masing-masing seperti Sleman dan Yogyakarta.

 

Hasil laboratorium dari pemeriksaan penumpang sebanyak 66 orang dilaporkan sebagai berikut:

1. Hasil negatif: 62 orang; dan
2. Hasil positif: 4 orang.

 

Penumpang yang dinyatakan positif rapid antigen tersebut telah melakukan swab PCR langsung di tempat. Mereka diimbau untuk pulang terlebih dahulu dan menunggu hasil swab PCR dari laboratorium Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah, Wali Kota : Jangan Panic Buying, Stok Ketersediaan Aman

 

Perketatan ini dilakukan karena Kota Bekasi masuk dalam PPKM Level 2, dan dalam data Dinas Kesehatan Kota Bekasi, tercatat naiknya kasus aktif dalam gelombang ketiga.

 

Untuk itu, Tri kembali menegaskan agar semua elemen masyarakat memperketat kembali protokol kesehatan dan juga menyosialisasikan pencegahan-pencegahan pada masa pandemi.

 

 

Sumber: Dinas Kesehatan Kota Bekasi

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !