Perlancar Akses Antar Kawasan, Omah Buruh Akan Direlokasi

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2020 - 13:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menggelar audensi, di Ruang Rapat Bupati, Cikarang Pusat, Kamis (6/2). Terkait pembahasan aksesibilitas kawasan industri yang berada di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan telah menyiapkan tempat untuk pemindahan omah (rumah) buruh, yang sebelumnya bertempat di jembatan penghubung antara kawasan Ejip dan MM2100. Hingga saat ini pengerjaannya sudah berjalan 40%, sampai dengan selesai lelang ke dua di bulan Maret.

Baca Juga :  Jasa Marga Siapkan Open Traffic Lajur Cipularang Arah Jakarta

“Rumah buruh ini kan menggunakan jembatan, sekarang ini upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memindahkan. Di kawasan Kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi kita sedang membangun, yang nantinya bisa digunakan untuk omah buruh,” ungkap Eka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eka mengaku, pihaknya telah melakukan komunikasi kepada buruh yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi. Serta, telah sepakat untuk dilakukan pemindahan.

Baca Juga :  Anggota Komisi VIII Nilai Wacana Penggunaan Zakat untuk Program MBG Hanya Picu Polemik Baru

Selain permasalahan omah buruh, turut disampaikan permasalahan lain. Yakni, adanya portal di kawasan Lippo, Cikarang dan pembangunan interchange.

“Saya nanti secara langsung, akan tindak lanjuti secepatnya dengan kawasan Delta dan Lippo. Ini memang merupakan jalur yang menghubungkan karena terhalang oleh portal. Jalur ini yang menghubungkan sudah tidak adalagi. Ini yang menghubungkan kedua kawasan,” terangnya.

Baca Juga :  Tri Adhianto Serahkan Langsung LKPD Pemerintah Kota Bekasi Tahun 2022 ke BPK Perwakilan Provinsi Jabar

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengharapkan, dengan audensi yang dilakukan dapat mempermudah aksesibilitas kawasan industri. Sehingga, tidak mengganggu supply chain (rantau pasok) yang akan dilakukan.

“Memang yang diharapkan pak Menteri sebetulnya, beliau ingin memperbaiki efisiensi dari segi efisiensi dan waktu. Untuk logistik ini dari mulai hulunya di Tanjung Priok, sehingga supply chain dari masing masing kawasan sampai kemana-mannya itu tidak terganggu,” pungkasnya.

(Adv/ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Camat Cibitung Pastikan Pelayanan Desa Pascapilkades Tetap Berjalan Normal

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:03 WIB

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Berita Terbaru