Pemkab Bekasi Catat Angka Kasus DBD di Awal Tahun 2020 Menurun

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2020 - 20:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Sri Enny Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

i

Sri Enny Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

RJN, Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan mencatat sepanjang bulan Januari hingga Februari 2020 sebanyak 51 orang warga Kabupaten Bekasi terserang Demam Berdarah (DBD). Jumlah tersebut telah berhasil menurun jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu.

Sri Enny selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mengatakan, dibulan Januari 2020 sebanyak 30 kasus DBD, sedangkan di bulan Februari sebanyak 21 kasus DBD yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Alhamdulillah terjadi penurunan kasus dari tahun yang lalu dibulan yang sama, yaitu di bulan Januari 2019 awalnya 85 kasus, sekarang menurun menjadi 30 kasus, dan di bulan Februari 2019 sebanyak 152 kasus, dan berhasil menurun menjadi 21 kasus,” ucap Sri.

Dirinya juga mengungkapkan, data kasus DBD tertinggi per kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi sepanjang tahun 2020 ini berada di Kecamatan Setu, Kecamatan Tarumajaya dan Kecamatan Cibarusah.

“Sebenarnya sebaran kasus DBD merata di setiap Kecamatan, namun jika dilihat kasus DBD tertinggi ada di Kecamatan tersebut, kasus DBD juga banyak terjadi pada usia rata-rata 12-44 tahun,” ungkapnya.

Guna semakin menekan angka penyebaran kasus DBD, Sri Enny memaparkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi telah melakukan upaya-upaya penanggulangan DBD, diantaranya :
1. Pembentukan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (Juru Pemantau Jentik) atau G1R1J
2. Penyuluhan di setiap puskesmas dalam rangka penyebaran informasi terkait gertak PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk)
3. Gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Memantau, dan Menimbun)

Baca Juga :  Atas Diskresi Kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Arus Mudik One Way KM 70 s.d KM 188

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan diri, rumah dan lingkungan. Terutama untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dimana sampah yang dibuang sembarangan nantinya akan menjadi tempat jentik nyamuk untuk tumbuh dan berkembang.

“Banyak faktor terjadinya kasus DBD, salah satunya peralihan dari musim hujan ke musim panas. Mulailah dari hal kecil dulu saja, seperti tidak membuang sampah sembarangan, itu hal kecil tetapi dapat berdampak besar,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Sri Enny juga mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk mulai peduli dengan GERMAS (Gerakan Masyarakat) sehat, guna meningkatkan kualitas hidup dan terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya DBD.

Baca Juga :  Sinar Mas Land dan Panasonic Home Kembangkan Savasa,Smart Township dengan Kualitas Jepang di Kota Deltamas

“Saya mengajak untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, untuk peduli akan GERMAS sehat, karena sehat dimulai dari diri kita sendiri.” tutupnya.

Perlu diketahui, Gerakan Masyarakat Sehat merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Berdasarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2017, GERMAS bertujuan untuk mewujudkan peningkatan edukasi hidup sehat, peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan perilaku hidup sehat, dan peningkatan aktivitas fisik.

(Adv/ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Hina Wartawan dan Institusi Pers, Kadis LH Bekasi Berurusan dengan Polisi
MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung
Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik
BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat
Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia
Kepala DLH Kabupaten Bekasi Bantah Tudingan Usir dan Hina Wartawan
Pemkot Bekasi Bongkar 88 Bangunan Liar di Lahan PJT II
Aksi Damai Digelar 15 Oktober, Wartawan Desak Pemkab Bekasi Periksa Dugaan Perlakuan Tak Patut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Dugaan Hina Wartawan dan Institusi Pers, Kadis LH Bekasi Berurusan dengan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:00 WIB

MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, #PrestasiPrabowo Puncaki Trending X Indonesia

Berita Terbaru

Petugas gabungan memeriksa lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba dalam operasi di Jakarta Barat.

Jakarta

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:57 WIB