Warga Siap Jadi Saksi, Jika Tuduhan Bawaslu Tidak Benar Terhadap Intan

- Redaksi

Jumat, 8 Maret 2019 - 06:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Sejumlah warga Kota Bekasi yang mendapat bantuan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Untuk Ibu Hamil dan Balita Kementerian Kesehatan dari Anggota DPR RI, Intan Fauzi memastikan tidak menemukan stiker caleg pada kardus biskuit tersebut.

“Tidak ada stiker tulisan caleg dan nomor urut caleg. Yang ada stiker anggota DPR RI atas nama Intan Fauzi dan ada logo DPR RI nya. Pemberian juga bukan pada saat kampanye atau sosialisasi. Tetapi itu diberikan kepada RT untuk warga dari Kementerian Kesehatan lewat aspirasi DPR RI bu Intan Fauzi,” kata Habibah, Warga RT 5 RW 16, Teluk Pucung, Bekasi Utara.

Habibah mengaku, bantuan PMT yang disalurkan sangat membantu warga.
“Dan Alhamdulillah warga sini terbantu dengan adanya bantuan biskuit itu khususnya bagi yang punya balita dan ibu hamil,” sambungnya.

Senada dengan Habibah, Nuraini, Warga RT 12 RW 8, Mustikasari, Mustikajaya menegaskan bantuan PMT ini diberikan berdasarkan aspirasi warga. Bantuan ini murni kemanusiaan serta tidak ada tendensi politik.

“Kita tidak diarahkan mencoblos siapa atau caleg siapa. Tidak ada stiker dengan tulisan caleg, nomor caleg dan partai. Memang ada stikernya tapi tulisan Anggota DPR RI. Pihak bu Intan juga bilang itu pemberian kementerian,” tuturnya

Menurutnya, apa yang dituduhkan oleh Bawaslu tidaklah benar.
“Itu mah bisa bisaan Bawaslu aja. Orang disini juga masyarakat terbantu kok,” tegasnya.

Baca Juga :  Tepat Janji, Asep Arwin Kotsara Berikan 2 Laptop Secara Gratis

Di tempat terpisah, Warga Duren Jaya, Bekasi Timur, Dewi Utaminingtyas menuturkan dirinya menerima bantuan biskuit balita.

“Ya saya dikasih. dari pihak Bu Intan. Dan katanya dari kementerian, aspirasi Pemerintah lewat anggota DPR RI untuk diberikan ke warga, “ tuturnya.

Dia pun menegaskan, tidak menemukan stiker kampanye caleg di kardus biskuit itu.

“Nggak ada tuh. Cuma ada bu Intan sebagai Anggota DPR RI. Ngga ada nomor urutnya,” tandasnya.

Dewangga warga kampung Poncol, Margahayu, Bekasi Timur menuturkan ikut memberikan biskuit balita dan hamil untuk ibu-ibu posyandu diwilayahnya.

“Saya memberikan. Cuma tidak ada stiker caleg dan nomor urutnya. Boleh ditanya ibu-ibu sini dan tidak ada suruhan untuk mencoblos juga,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun di KM 29+400 Jalan Tol Dr. Ir. Sedyatmo arah Bandar Udara Soekarno-Hatta

Mira (36) warga Jatiluhur mempunyai anak yang masih balita mengaku seneng mendapat bantuan biskuit biskuit 1 box dari Kementerian Kesehatan lewat anggota DPR RI, Intan Fauzi.

“Sebagai rakyat kecil, bantuan seperti ini sangat bermanfaat. Dan kami butuh wakil rakyat yang peduli dengan nasib rakyat,” tegasnya.

Ia juga memastikan pada stiker yang tertempel di box biskuit tersebut tidak ada tulisan caleg , nomor partai dan nomor caleg, seperti yang dituduh oknum Bawaslu.

” Yang ada hanya nama ibu Hj Intan Fauzi sebagai anggota DPR RI dan Logo DPR RI. Itu saja,” pungkasnya.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB