Tega, Pelaku Bunuh Teman Masa Kecilnya, Begini Kronologisnya

- Redaksi

Selasa, 25 September 2018 - 21:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Akhir-akhir ini zaman memang sudah semakin edan. Sesuatu yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia terhadap sesamanya sudah sering dilakukan, seperti menganiaya atau bahkan membunuh sesamanya.

Korban ataupun pelaku kerap membuat geleng-geleng kepala, karena kadang dilakukan oleh orang tua, kakak, anak ataupun saudara kandungnya sendiri.

Seperti yang terjadi di Kota Bekasi ini, seorang pelajar berinisial RSN tega menganiaya temannya semasa kecil berinisial WH dengan menggunakan senjata tajam, hingga perutnya terburai.

Peristiwa mengerikan sekaligus memilukan itu terjadi di Jalan Kusuma Utara 6B, Blok 30 RT 010 RW 017, Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (22/9/2018) pekan lalu sekitar pukul 22:00 WIB.

Akibat perbuatannya, pelaku RSN kini harus merasakan dinginnya dibalik jeruji penjara. Polisi menyangkakannya dengan kasus penganiayaan berat sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 351 ayat (2) KUHP.

Menurut pengakuan pelaku, RSN, dirinya tega menganiaya WH karena merasa direndahkan dan dihina oleh korban dan rekan-rekannya, sehingga dirinya emosi dan langsung menganiayanya menggunakan arit yang sebelumnya telah ia siapkan.

Baca Juga :  2 Orang Penjual Senpi Ilegal Diringkus Polsek Bekasi Utara

“Saya emosi karena dia (korban) melecehkan saya bersama teman-temannya”, singkat RSN, Selasa (25/9/2018) di Polres Metro Bekasi Kota.

Sementara itu, adapun kronologis kejadian kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih mengatakan, bahwa peristiwa memilukan itu terjadi di rumah korban sendiri.

Baca Juga :  Dinkes Kota Bekasi : Satu Warga Positif Cacar Monyet Jalani Isolasi di RS

“Jadi saat itu korban dan pelaku berkomunikasi lewat ponsel dengan percakapan selalu ingin ribut atau berduel. Lantas pelaku menyanggupinya dan mendatangi korban ke rumahnya, hingga peristiwa yang nyaris merenggut nyawa WH tidak dapat dihindarkan”, terang Jairus Saragih.

Hingga saat ini, tambah Jairus, pihaknya belum menemukan senjata tajam yang digunakan oleh pelaku untuk menganiaya korban karena dibuang ke parit yang ada disekitar Perumahan Wisma Asri, Bekasi Timur, Kota Bekasi.(ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB