RK Jawab Keluhan Pelaku Usaha di Bekasi

- Redaksi

Rabu, 28 Maret 2018 - 07:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi-Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menghadiri dialog industri bersama pengusaha – pengusaha dari Bekasi yang digelar President University.

Ridwan Kamil tampak hadir didampingi oleh Ketua Tim Pemenang Rindu Kabupaten Bekasi,  Anwar Musyadad.  Dalam kesempatan itu pria yang akrab disapa Kang Emil ini memaparkan sejumlah pandangan terkait dunia industri.

Founder President University, Darmono dalam sambutannya didepan Ridwan mengatakan ada tiga persoalan utama di industri yang berada di Jawa Barat khususnya Karawang dan Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang daya industri kian melemah karena. Pertama karena harga tanah yang kian mahal,  upah terus naik dan juga biaya logistik sangat mahal, “katanya.

Baca Juga :  Kang Emil Optimis Raih 60 Persen Suara di Pangandaran

Menurutnya persoalan ini bisa ditangani jika ada kerjasama yang baik antara Pemerintah Provinsi, Pusat dan Kabupaten.

Menanggapi hal itu pria yang akrab Kang Emil ini menyampaikan persoalan industri  itu memang sudah diamati oleh dirinya.

“tanah mahal,  upah mahal.  Disebuah pertemuan logistik itu pernah disebutkan harga ngirim barang ke Shanghai itu lebih murah daripada dari Cikarang ke Jakarta.  Itu kayanya gak masuk akal.  Tapi seperti itu,”katanya.

Permasalahan logistik kata Kang Emil karena permasalahan infrastruktur yang menyebabkan kemacetan.

“Artinya infrastruktur daratan ini problem.  Saya pernah mendesain 12 kawasan industri kebanyakan di Tiongkok.  Ini ingin tawarkan saya akan perjuangkan infrastruktur  jalan diantara kawasan industri agar lebih lancar. Itu butuh proses panjang tapi ini akan saya tawarkan, “tuturnya.

Baca Juga :  Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Stabilitas dan Kedamaian Bangsa

Terkait buruh ia mengatakan Kepala Daerah tidak bisa terus menerus menaikan gaji buruh. Solusinya adalah menekan pengeluaran buruh.

“Dua minggu lalu saya ketemu dengan buruh.  Tapi saya bisa turunin pengeluaran buruh dengan subsidi oleh Pemerintah. Seperti di Bandung kita sediakan bus karyawan,  delivery sembako sehingga buruh bisa lebih hemat,”katanya.

Keluhan buruh Kata Emil adalah permasalahan rumah buruh terlalu jauh dari lokasi pabrik. “Di Cikarang itu kendala harga tanah mahal sehingga buruh itu lokasi rumah terlalu jauh,”katanya.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Dukung Langkah Pemerintah Pusat Tertibkan Pemanfaatan Tata Ruang

Hal itu kata Emil harus ada hunian yang berlokasi dengan kawasan industri, “Kawasan hunian dekat pabrik itu salah satu solusi membuat buruh tidak melulu menuntut upah naik. Cost industri juga bisa turun,”katanya.

Didepan para pengusaha,  Emil juga berpesan untuk lebih menggunakan tenaga kerja lokal. Jika terpilih ia akan mengevaluasi kurikulum pelajaran.

“Saya ingin warga lokal ini bisa masuk kerja di wadahi.  Kalau bisa ada sekolah di pabrik. SMK-SMK Jawa Barat akan saya re orientasi kurikulumnya,”katanya (ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Kopi Express Zuri Express Lippo Cikarang Gelar Baking Class Bersama HAI Cake dan Emina

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:03 WIB

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Berita Terbaru

ilustrasi

Pilkades

Pilkades Bekasi Memanas! 26 Aduan Masuk, Sukaresmi Disorot

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:09 WIB

Pemain PERSIB Bandung merayakan kemenangan 1-0 atas Cong Viettel FC pada pertandingan Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Foto istimewa Persib Bandung.

Olahraga

Drama Dua Kartu Merah, PERSIB Tetap Tekuk Cong Viettel 1-0

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:16 WIB