RJN, Bekasi – Kepala Cabang BPJS Kesehatan kota Bekasi, Mega Yudha Ratna Putra menyatakan BPJS Kesehatan kota Bekasi berharap penduduk di kota Bekasi agar segera mendaftarkan diri untuk menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal itu ia katakan usai mengikuti kegiatan Media Workshop lewat Webinar bersama awak media di hotel Harris, Summarecon, kota Bekasi, Jumāat, (23/10/2020)
āKegiatan ini tentunya merupakan bentuk apresiasi kepada media terkait dengan pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional dan kontribusi media dalam upaya mensukseskan program JKN, oleh karena dari Bekasi harapannya kita bisa bersama sama mendorong agar program JKN ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang ada,ā ujarnya kepada awak media.
Program JKN iniĀ ending-nya adalah agar seluruh penduduk Indonesia mempunyai jaminan kesehatan atauĀ universal at coverageĀ artinya bahwa paling tidak 95 persen penduduk kota Bekasi menjadi peserta JKN. āOleh karenanya kita harus bersama-sama, perusahaan harus patuh mendaftarkan karyawannya menjadi peserta program, kemudian juga masyarakat mampu harus mendaftarkan menjadi peserta mandiri dan yang tidak mampu masuk di dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) serta tentunya ada kontribusi pemerintah daerah untuk mendaftarkan penduduknya agarĀ Universal at CoverageĀ itu segera tercapai,ā imbuhnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut Mega juga berharap warga kota Bekasi di tahun 2021 seluruhnya sudah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional meski target secara nasional pada tahun 2023.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kota Bekasi menggelar kegiatan WebinarĀ Media WorkshopĀ bersama awak media selama 2 hari yang dimulai dari hari Kamis ā Jumāat, 22-23 Oktober 2020 diĀ meeting roomĀ lantai 6 Hotel Harris, Summarecon Bekasi.
Webinar bertema āMenjaga Keberlangsungan Program JKN-KISā seminar nasional di hari pertama ini menghadirkan para
narasumber ; Yustinus Prastowo – Staf Menteri Keuangan RI, Prof Hasbullah Thabrany -Chief Party, USAID Healrh FInancing Activity, Kunto Ariawan -Kasatgas Direktorar Penelitian dan Pengembangan Kedeputian Pencegahan KPK, Adang Bachtiar-Ketua Tim Kendali Mutu Kendali Biaya, dan Agus Pambagio-Pengamat Kebijakan Publik.
Sedangkan di hari keduaĀ workshop nasional ini mengambil tema, Peran Jaminan Sosial Kesehatan di Era Covid-19 dengan menghadirkan pembicara, TB. A Choesni ā Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial, Prof Budi Hidayat ā Pakar Asuransi Kesehatan, Raden Pardede ā Sekretaris Eksekutif Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
(ziz/rjn)




















