PPDB Online Dinilai Gagal, HMI Cabang Bekasi Desak Wali Kota Copot Kadisdik

- Redaksi

Jumat, 7 Juli 2017 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi mengkritik keras proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat SMP di Kota Bekasi tahun 2017, Jumat (7/7).

Bagi HMI, munculnya banyak keluhan masyarakat pada saat proses PPDB Online berlangsung menunjukan pelaksanaan PPDB Online gagal.

Hal itu makin diperkuat dengan diperpanjangnya waktu pelaksanaan PPDB Online dari 3 hari menjadi satu minggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mencermati proses pelaksanaan PPDB Online hari ini dengan munculnya beragam persoalan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kami HMI Cabang Bekasi menyatakan bahwa PPDB Online telah gagal,” ujar Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Bekasi, Rudi Hartono, melalui keterangan persnya yang dikirim ke rekan-rekan media, Jumat (7/7).

Baca Juga :  Sun Star Prima Motor Cabang Bekasi Buka Bersama dengan Pelanggan Setia Mitsubishi

HMI juga menilai, sejak kepemimpian Rahmat Effendi dan Ahmad Syaikhu, PPDB Online pada pelaksanaanya tidak kunjung mengalami perbaikan hal tersebut dibuktikan dengan selalu terjadi kisruh setiap penyelenggaraan PPDB Online.

Mestinya, sebagai agenda rutin tahunan Pemkot Bekasi sudah harus lebih siap ketika proses PPDB Online beralngsung.

Baca Juga :  Ojol Bekasi Resah, Bupati Neneng Siapkan Titik Spot

“Tidak adanya peningkatan menunjukan Pemkot Bekasi hari ini lemah dalam sisi pelayanan masyarakat dan ini sangat kami sayangkan,” kata Rudi Hartono.

HMI juga menyindir keras Pemkot Bekasi, bagi HMI jika memang Pemkot Bekasi tidak mampu menerapkan sistem secara online. HMI menyarankan agar PPDB dilangsungkan secara offline.

“Kalau gak sanggup online, mending offline. Jangan hanya karena gengsi, malah rakyat yang direpotkan. Ini kan tidak benar,” sindir Rudi.

Atas gagalnya pelaksanaan PPDB Online, HMI lantas menyarankan agar Wali Kota Bekasi mencopot Ali Fauzi dari jabatanya sebagai Kepala Dinas Pendidikan karena dinilai gagal.

Baca Juga :  DLH Kota Bekasi Tindak Cepat Laporan Warga soal Dugaan Pencemaran Lingkungan di Bojong Menteng

“Pencopotan jabatan menjadi konskwensi logis yang harus diterapkan sebagai punisment atas gagalnya pelaksanaan PPDB Online. Wali Kota Bekasi harus tegas soal ini,” tandasnya.

HMI dengan tegas juga meminta Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di sisa masa jabatan untuk memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat.

“Di sisa jabatan, ayo perbaiki kinerja, maksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat dibuat susah terus,” pungkasnya. (RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Dorong Percepatan PSEL Bekasi, Sampah Diolah Jadi Listrik
Wali Kota Bekasi Buka Kejurkot U-15 Voli Pasir, Siapkan Bibit Atlet Muda
Musyawarah DPT BPD Muktiwari Sepakati Revisi, Aspirasi Warga Diakomodir
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Disorot Warga, Panitia BPD Tegaskan Sesuai Perdes
Peringati Hari Kartini, SDN 01 Muktiwari Gelar Karnaval Budaya dan Fashion Show 2026
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
Dinas Perikanan Bekasi Genjot Konsumsi Ikan untuk Tekan Stunting

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:50 WIB

Tri Adhianto Dorong Percepatan PSEL Bekasi, Sampah Diolah Jadi Listrik

Sabtu, 25 April 2026 - 21:43 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Kejurkot U-15 Voli Pasir, Siapkan Bibit Atlet Muda

Sabtu, 25 April 2026 - 16:00 WIB

Musyawarah DPT BPD Muktiwari Sepakati Revisi, Aspirasi Warga Diakomodir

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Sabtu, 25 April 2026 - 06:06 WIB

DPT Desa Muktiwari Disorot Warga, Panitia BPD Tegaskan Sesuai Perdes

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !