Plt Bupati Bekasi Minta Bappeda Harus Prioritaskan Infrastruktur Pendidikan

- Redaksi

Senin, 18 Februari 2019 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi: Plt Bupati Bekasi saat menghadiri peletakan batu di PT. Raja Paksi. (foto Aziz /rakyatjabarnews.com)

i

Dokumentasi: Plt Bupati Bekasi saat menghadiri peletakan batu di PT. Raja Paksi. (foto Aziz /rakyatjabarnews.com)

RJN, Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi di 2019 memprioritaskan pembangunan insfratruktur pendidikan. Karena sektor tersebut dinilai sudah sangat mendesak untuk dibangun.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, banyaknya bangunan sekolah yang rusak menjadi prioritas utama yang harus didahulukan dalam perencanaan pembangunan.

“Apalagi kita kemarin sudah mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tiap kecamatan. Diimbau dan ditegaskan sekali lagi kepada tim dari Bappeda yang mengikuti Musrenbang agar masalah sekolah yang rusak benar-benar diperhatikan dan jangan sampai salah sasaran,” katanya.

Baca Juga :  Warga Bekasi Diimbau Tak Peringati Hari Valentine

Pada tahun lalu, Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin sempat mengungkapkan di 2019 Pemerintah Kabupaten Bekasi akan bangun sekitar 700 sekolah dasar (SD).

Namun soal bertambah atau tidak jumlahnya, kata Eka, perlu dilakukan krosecek ulang.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Menerima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

“Pada intinya Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memperbaiki sekolah-sekolah yang tidak layak. Kemarin juga ada beberapa sekolah yang dipantau memang membutuhkan banyak biaya dan mungkin juga karena APBD kita yang terbatas. Namun tetap kita upayakan apabila memang sifatnya urgent,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, kata Eka, tidak ingin ada persoalan sekolah yang tidak mendapat sentuhan perbaikan insfratruktur. Apalagi mengingat kondisi iklim yang sekarang sedang tidak bersahabat seperti ini, dikhawatirkan malah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Raih Penghargaan Tingkat Jawa Barat

“Maka dari itu kami Kabupaten Bekasi tetap akan memperbaiki sekolah yang kondisinya dianggap sudah sangat tidak layak. Agar bisa digunakan untuk proses belajar mengajar. Secepatnya dilakukan perbaikan menyeluruh agar siswa di seluruh sekolah dapat belajar dengan tenang dan nyaman,” ungkapnya.(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Truk Kontainer Hantam Belasan Motor di Lampu Merah Bekasi, Ojol Tewas dan Empat Orang Terluka
Peringati HANI 2026, BNK Kabupaten Bekasi Ajak Warga Lawan Narkoba Lewat Turnamen Bulutangkis
DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Empat Korban Sudah Dimintai Keterangan
DPRD Kota Bekasi Soroti Temuan BPK, Potensi Pajak Hotel Rp2,7 Miliar Diminta Segera Ditagih
DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan
Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 10:29 WIB

Truk Kontainer Hantam Belasan Motor di Lampu Merah Bekasi, Ojol Tewas dan Empat Orang Terluka

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:45 WIB

Peringati HANI 2026, BNK Kabupaten Bekasi Ajak Warga Lawan Narkoba Lewat Turnamen Bulutangkis

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:38 WIB

DPRD Kota Bekasi Dalami Dugaan Pelecehan Verbal di Satpol PP, Empat Korban Sudah Dimintai Keterangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:30 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Temuan BPK, Potensi Pajak Hotel Rp2,7 Miliar Diminta Segera Ditagih

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan

Berita Terbaru