Pelapor Kaesang, Muhammad Hidayat : Bapak Wakapolri Jendral Tiga itu Bodoh!

- Redaksi

Jumat, 7 Juli 2017 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi- Muhammad Hidayat Situmorang, warga Bekasi pelapor akun Youtube bernama Kaesang yang diduga melakukan ujaran kebencian di dalam video unggahannya mendatangi Mapolres Metro Bekasi Kota, pada Jumat pagi (7/7/2017).

Muhammad Hidayat mempertanyakan mengapa dirinya masih dipanggil oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan, namun status pelaporannya yang menurut Wakapolri sudah ditutup proses hukumnya karena tidak memenuhi unsur pidana.

Baca Juga :  Rumah Ludes Terbakar, Namun Alquran Masih Utuh

“Saya ingin menanyakan kepastian apakah benar kasus ini sudah ditutup oleh kepolisian,” kata Hidayat kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hidayat juga sempat mengomentari tindakan Wakapolri, Komisaris Jenderal Syafruddin yang sebelumnya membuat pernyataan bahwa kasus pelaporan Muhammad Hidayat terhadap putra bungsu Presiden RI tidak akan dilanjutkan.

“Dikatakan laporan saya mengada-ada. Saya sebagai pelapor tersinggung dengan ucapan itu. Maka saya balas kalau Bapak Wakapolri jenderal tiga itu bodoh. Bodoh dan mempermalukan wajah polisi di seluruh Indonesia. Memperlihatkan betapa buruk kinerja Polri saat ini dengan statement itu.”

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Jalan Tol Jagorawi, Tinjau Lokasi Kecelakaan GT Ciawi 2

“Patut diduga Wakapolri telah melakukan tindakan tercela karena mengatakan bahwa laporan saya tentang dugaan Hate Speech mengada-ada, bodoh itu Wakapolri. Atas perbuatan ini saya akan tempuh proses hukum dan melaporkan tindakan jenderal bintang tiga ke Dewan Kehormatan Perwira,” kata Muhammad Hidayat.

Baca Juga :  Guru SD Menabrakkan Diri ke Kereta, Diduga Bunuh Diri

Untuk diketahui, Hidayat tiba sekitar pukul 09.08 WIB di Polresta Bekasi, Bekasi Selatan, Jawa Barat, Jumat (7/7/2017). Ia datang sendirian mengenakan pakaian koko berwarna putih dan membawa kertas yang ditutupi plastik. (Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
One Way TransJawa
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026
Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%
Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Keamanan Jalan Tol di Jawa Timur
Jaringan Pulih Pasca Banjir, XLSMART–KOMDIGI Pastikan Komunikasi Warga Aceh Kembali Normal
XLSMART Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra
Sambut Nataru, PT JMRB Optimalkan Layanan dengan Resmikan Swiss-Belexpress Hotel di Travoy Rest 379A
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:53 WIB

One Way TransJawa

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:28 WIB

55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:16 WIB

Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:21 WIB

Jelang Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Perkuat Keamanan Jalan Tol di Jawa Timur

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !