Melihat Kawasan Konservasi di Kampung Muara Bendera, Muara Gembong

oleh -
banner 120x600

Lutung Jawa Yang Kian Sulit Ditemui

Kampung Muara Bendera merupakan bagian dari Kecamatan Muara Gembong, Desa Pantai Bahagia. Di hilir sungai citarum ini dijadikan daerah konservasi bagi satwa endemis Lutung Jawa. Tidak hanya Lutung Jawa ada juga ekor panjang dan juga burung hantu. Tersimpan sejuta cerita ditempat ini.

Yanto, Muara Gembong

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Untuk menuju ke tempat ini bukanlah hal yang mudah. Butuh perjuangan untuk menyusuri wilayah ini karena usai dari Kecamatan harus menggunakan perahu kecil yang berada di Desa Pantai Mekar.

Sebenarnya bisa saja untuk menggunakan sepeda motor namun sayangnya akses menuju lokasi itu jalannya tidak bersahabat. Karena masih banyak jalan yang rusak.

Dadang warga Cibitung sesekali menyatakan takjubnya  melihat Muara Gembong yang beda sekali dengan pusat kota dimana terdiri dari ribuan pabrik.

Dengan meniti jembatan bambu sederhana Dadang bersama rombongan masuk ke kawasan konservasi muara bendera, dikelilingi pepohonan bakau dan angin sepoi khas pesisir membuat ia seolah lupa bahwa ini masih di wilayah bekasi. Belum juga kaki kami menjejak sempurna ke daratan,

Ia sudah sampai di kawasan konservasi Muara Bendera dimana ditempat itulah terdapat satwa endemis Lutung Jawa. Namun sayangnya ketika memasuki kawasan itu tidak satupun lutung yang muncul terlihat. Menurut keterangan Makmun salah satu anggota Pokdarwis Alif Bata populasi lutung jawa semakin susut dari waktu ke waktu.

Dan hewan endemis ini jarang sekali terlihat. Kadang hanya beberapa orang yang beruntung dapat melihat hewan ini. Ternyata untuk dapat melihat lutung jawa ada jam-jam khusus dimana ia akan terlihat di kawasan hutan itu, “Kalau Lutung Jawa ini keluar pagi dan sore. Jadi sebaiknya kesini kalau ga pagi atau sore bisa melihat lutung jawa,”kata Makmun memandu rombongan.

Kini Lutung Jawa di kawasan itu menurut Makmun hanya tersisa 40 ekor. Terjadi penyusutan yang luar biasa lantaran ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. di satu sisi pembangunan bertujuan mensejahterakan masyarakat namun di sisi lain pembangunan yang tidak bijaksana akan merusak keseimbangan ekosistem yang pada akhirnya juga akan berdampak bagi kerugian manusia.

Menurut Makmun, penyebab populasi lutung jawa yang kian menyusut bukan hanya karena rusaknya kawasan hutan itu. Namun sebelum adanya penetapan sebagai kawasan konservasi dan ada ancaman bagi perburuan liar. Lutung jawa kerap diburu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dulu sering sekali ada perburuan liar. Biasanya pemburu itu dari Jakarta. tapi sekarang sudah mulai berkurang semenjak ditetapkan sebagai kawasan konservasi dan ancaman bagi perburuan liar. Kita juga upaya membuat trek di lokasi hutan itu. Untuk menjaga lokasi perburuan,”tuturnya.

Jika semuanya bisa terintegrasi dengan baik maka tidak mustahil untuk Muara Gembong khususnya kampung Muara Bendera menjadi sebuah destinasi wisata pilihan dan menaikkan pendapatan daerah. Tentu saja perbaikan akses, sarana dan prasarana transportasi menuju kesini menjadi hal mutlak yang harus segera dituntaskan.

Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Anwar Musyada berharap Pemerintah Daerah ataupun wakil rakyat dapat menaruh perhatian dikawasan ini  “Jika kondisi memprihatinkan ini terus berlanjut, entah sampai kapan kita bisa melihat keberadaan lutung jawa di Muara Bendera. Harus ada langkah konkrit yang diambil untuk melindungi mereka,”tegasnya.(yto/RJN)

Comment

No More Posts Available.

No more pages to load.