Melihat Kawasan Konservasi di Kampung Muara Bendera, Muara Gembong

- Redaksi

Senin, 15 Januari 2018 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lutung Jawa Yang Kian Sulit Ditemui

Kampung Muara Bendera merupakan bagian dari Kecamatan Muara Gembong, Desa Pantai Bahagia. Di hilir sungai citarum ini dijadikan daerah konservasi bagi satwa endemis Lutung Jawa. Tidak hanya Lutung Jawa ada juga ekor panjang dan juga burung hantu. Tersimpan sejuta cerita ditempat ini.

Yanto, Muara Gembong

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Untuk menuju ke tempat ini bukanlah hal yang mudah. Butuh perjuangan untuk menyusuri wilayah ini karena usai dari Kecamatan harus menggunakan perahu kecil yang berada di Desa Pantai Mekar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebenarnya bisa saja untuk menggunakan sepeda motor namun sayangnya akses menuju lokasi itu jalannya tidak bersahabat. Karena masih banyak jalan yang rusak.

Dadang warga Cibitung sesekali menyatakan takjubnya  melihat Muara Gembong yang beda sekali dengan pusat kota dimana terdiri dari ribuan pabrik.

Baca Juga :  Permintaan Uang Kartal di Ciayumajakuning Selama Lebaran 2018 Mencapai Rp 5,3 T

Dengan meniti jembatan bambu sederhana Dadang bersama rombongan masuk ke kawasan konservasi muara bendera, dikelilingi pepohonan bakau dan angin sepoi khas pesisir membuat ia seolah lupa bahwa ini masih di wilayah bekasi. Belum juga kaki kami menjejak sempurna ke daratan,

Ia sudah sampai di kawasan konservasi Muara Bendera dimana ditempat itulah terdapat satwa endemis Lutung Jawa. Namun sayangnya ketika memasuki kawasan itu tidak satupun lutung yang muncul terlihat. Menurut keterangan Makmun salah satu anggota Pokdarwis Alif Bata populasi lutung jawa semakin susut dari waktu ke waktu.

Dan hewan endemis ini jarang sekali terlihat. Kadang hanya beberapa orang yang beruntung dapat melihat hewan ini. Ternyata untuk dapat melihat lutung jawa ada jam-jam khusus dimana ia akan terlihat di kawasan hutan itu, “Kalau Lutung Jawa ini keluar pagi dan sore. Jadi sebaiknya kesini kalau ga pagi atau sore bisa melihat lutung jawa,”kata Makmun memandu rombongan.

Baca Juga :  Sosok Wanita: Kuliah Sambil Berbisnis, Ghina Mutiara Hanum Sukses Besarkan Herbiglow

Kini Lutung Jawa di kawasan itu menurut Makmun hanya tersisa 40 ekor. Terjadi penyusutan yang luar biasa lantaran ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. di satu sisi pembangunan bertujuan mensejahterakan masyarakat namun di sisi lain pembangunan yang tidak bijaksana akan merusak keseimbangan ekosistem yang pada akhirnya juga akan berdampak bagi kerugian manusia.

Menurut Makmun, penyebab populasi lutung jawa yang kian menyusut bukan hanya karena rusaknya kawasan hutan itu. Namun sebelum adanya penetapan sebagai kawasan konservasi dan ada ancaman bagi perburuan liar. Lutung jawa kerap diburu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dulu sering sekali ada perburuan liar. Biasanya pemburu itu dari Jakarta. tapi sekarang sudah mulai berkurang semenjak ditetapkan sebagai kawasan konservasi dan ancaman bagi perburuan liar. Kita juga upaya membuat trek di lokasi hutan itu. Untuk menjaga lokasi perburuan,”tuturnya.

Baca Juga :  Booth MG di GIIAS 2021 Diserbu Penggemar Liverpool FC

Jika semuanya bisa terintegrasi dengan baik maka tidak mustahil untuk Muara Gembong khususnya kampung Muara Bendera menjadi sebuah destinasi wisata pilihan dan menaikkan pendapatan daerah. Tentu saja perbaikan akses, sarana dan prasarana transportasi menuju kesini menjadi hal mutlak yang harus segera dituntaskan.

Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Anwar Musyada berharap Pemerintah Daerah ataupun wakil rakyat dapat menaruh perhatian dikawasan ini  “Jika kondisi memprihatinkan ini terus berlanjut, entah sampai kapan kita bisa melihat keberadaan lutung jawa di Muara Bendera. Harus ada langkah konkrit yang diambil untuk melindungi mereka,”tegasnya.(yto/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
XLSMART Gandeng Xiaomi Hadirkan Bundling Xiaomi 17 Series dengan XL Prioritas
XLSMART Terapkan Registrasi SIM Biometrik Wajah, Aktivasi Kini Kurang dari 1 Menit
Ramadan Panen SPK! Sun Star Prima Motor Optimistis Dongkrak Penjualan Fuso 2026
Grand Travello Hotel Bekasi Gelar Ramadan Showcase 2026, Hadirkan Iftar Buffet Spesial
XLSMART Lakukan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Acara Ultraverse Festival
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WIB

Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026

Selasa, 7 April 2026 - 10:10 WIB

Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

XLSMART Gandeng Xiaomi Hadirkan Bundling Xiaomi 17 Series dengan XL Prioritas

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:45 WIB

XLSMART Terapkan Registrasi SIM Biometrik Wajah, Aktivasi Kini Kurang dari 1 Menit

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !