‘Lady Boy’ Meresahkan, Pemkab Diminta Segera Bertindak

- Redaksi

Senin, 15 Januari 2018 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cianjur – Keberadaan waria atau yang akrab disapa lady boy jumlahnya kian meningkat di Cianjur utara. Keberadaanya dianggap merusak moral dan mental masyarakat.

Ketua MUI Desa Sukanagalih Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Ade Mukhlis, menjelaskan saat ini jumlah lady boy mulai mengalami peningkatan di wilayah Sukanagalih dan sekitarnya. Tentunya keberadaan mereka itu merusak moral masyarakat.

“Terutama pascakedatangan wisatawan asing asal Timur Tengah, tak sedikit lady boy yang melacurkan dirinya. Jelas tindak-tanduk mereka itu amat meresahkan, baik masyarakat ataupun alim ulama mendesak agar mereka itu dibina,” tuturnya.

Setelah melakukan penelusuran langsung ke lapangan, dampak bermunculannya lady boy asal luar Sukanagalih ada beberapa laki – laki yang berubah sifatnya.

“Ironisnya ada laki-laki dibawah umur yang malah menjadi kemayu serta lemah gemulai layaknya perempuan. Ini tak lepas dari dampak para lady boy itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemdes Cibadak Apresiasi Sistem Keuangan Desa Berbasis Online

Menurutnya, akibat salah pergaulan mereka jadi akrab dan ikut menjual diri ke pria hidung belang yang rata-rata wisatawan Timteng. Makanya, Ade bersama alim ulama lainnya menggandeng para tokoh masyarakat lainnya agar waspada.

“Efek negatif salah pergaulan ini harus segera ditangkal dengan dakwah,” tegasnya.

Saat ini jelas masyarakat resah dengan keberadaan para lady boy. Diharapkan, Pemkab Cianjur melalui Dinas Sosial bisa segera mengamankan mereka.

Baca Juga :  Mencangkul Ladang Cabai Dapat Mortir Aktif Sisa Perang Kemerdekaan

“Setelah itu mereka seharusnya dibina dan direhabilitasi, agar tak berbuat asusila serta prilaku menyimpang,” tambahnya.

Ade akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Cianjur agar bisa memberikan solusi dan arahan mengenai merebaknya lady boy dan para WTS.

“Ini demi kemaslahatan umat, jangan akhlak kita rusak karena ulah mereka. Kami harapkan Pemkab bisa segera ambil sikap, terlebih pemerintah segera sudah mengedepankan konsep agamis,” tukasnya. (w10/mrf)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perluas Jaringan di Jawa Barat, Isuzu Buka Outlet 3S di Cianjur
4 Hari Pasca-Gempa Cianjur XL Axiata Fokus Pulihkan Jaringan dan Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat
Kota Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Kepada Korban Dampak Gempa Cianjur
Pemkot Bekasi Kirim Personil Kesehatan dan Tagana ke Cianjur
Pasca Gempa Cianjur
XL Axiata Percepat Pemulihan Jaringan dan Sediakan Akses Telepon Gratis
Dorong Ketahanan Pangan Jabar Lewat Program Santani
DP3AKB Jabar Adakan Kegiatan Pelatihan Pesantren Ramah Anak
Dampak Tol Cianjur-Bandung, Genjot Pendapatan Daerah Pariwisata

Berita Terkait

Minggu, 27 Oktober 2024 - 16:16 WIB

Perluas Jaringan di Jawa Barat, Isuzu Buka Outlet 3S di Cianjur

Jumat, 25 November 2022 - 22:35 WIB

4 Hari Pasca-Gempa Cianjur XL Axiata Fokus Pulihkan Jaringan dan Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat

Rabu, 23 November 2022 - 19:14 WIB

Kota Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Kepada Korban Dampak Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 - 19:38 WIB

Pemkot Bekasi Kirim Personil Kesehatan dan Tagana ke Cianjur

Selasa, 22 November 2022 - 19:31 WIB

Pasca Gempa Cianjur
XL Axiata Percepat Pemulihan Jaringan dan Sediakan Akses Telepon Gratis

Berita Terbaru

Anda Kurang Beruntung !