Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk

- Redaksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Keterangan foto: Pengamat politik Heru Subagia bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

i

Keterangan foto: Pengamat politik Heru Subagia bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

JAKARTA – Parlemen Bayangan Indonesia mengkritik hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) yang menempatkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas sebagai salah satu menteri berkinerja terburuk. Hasil survei tersebut dinilai belum mencerminkan kinerja pemerintah secara menyeluruh.

Pengamat politik sekaligus alumni Fisipol UGM, Heru Subagia, menilai penempatan Zulhas dalam daftar tersebut tidak tepat jika melihat rekam jejak dan pengalaman politiknya di pemerintahan.

“Saya melihat CELIOS salah sasaran, salah target, dan salah orang ketika menempatkan Zulkifli Hasan sebagai salah satu menteri berkinerja terburuk,” kata Heru dalam keterangannya, Rabu (14/10).

Menurut Heru, Zulhas memiliki pengalaman panjang di pemerintahan. Ia pernah menjabat Menteri Kehutanan, Menteri Perdagangan, dan Ketua MPR sebelum dipercaya menjadi Menko Pangan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Heru menilai evaluasi terhadap kinerja menteri seharusnya mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari penyusunan kebijakan, koordinasi antarkementerian hingga pelaksanaan program di lapangan.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Resmikan Logo HUT Ke-28, Ini Makna dan Filosofinya

Selain mengkritik penilaian terhadap Zulhas, Heru juga mempertanyakan sejumlah temuan survei CELIOS terkait kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, penilaian negatif terhadap penanganan karhutla perlu mempertimbangkan kompleksitas persoalan serta berbagai upaya mitigasi dan penanganan yang dilakukan pemerintah.

Heru juga menyoroti penilaian survei yang menyebut kapasitas kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak memadai. Ia menilai kesimpulan tersebut perlu diuji kembali dengan mempertimbangkan berbagai indikator dan kondisi di lapangan.

Parlemen Bayangan Indonesia turut menyoroti metodologi survei CELIOS. Heru menekankan pentingnya prinsip objektivitas dan keberimbangan dalam penelitian agar hasilnya tidak menimbulkan bias atau membentuk persepsi publik secara prematur.

Baca Juga :  Pastikan Takaran BBM Tepat, Disdagperin Bekasi Periksa Pompa di Shell Pondok Gede

Ia menegaskan, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dari demokrasi. Namun, kritik tersebut harus didukung data yang objektif dan proporsional.

“Kritik terhadap pemerintah tentu diperlukan. Namun, kritik harus berdiri di atas data yang objektif, proporsional, dan mampu menggambarkan kondisi yang sebenarnya, bukan justru menggiring kesimpulan yang prematur,” pungkasnya.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR
Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Camat Cibitung Pastikan Pelayanan Desa Pascapilkades Tetap Berjalan Normal
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:03 WIB

SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Syahrir DPRD Jabar Bekali Siswa SMAN 1 Tambun Selatan Ilmu Kepemimpinan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Berita Terbaru