Rela Kurang Tidur Demi Piala Dunia 2026, Jadi Rutinitas Baru Warga Jakarta

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Suasana halaman Kantor TVRI Jakarta yang menjadi lokasi nonton bareng (nobar) resmi Piala Dunia 2026. Antusiasme masyarakat terlihat memadati area nobar untuk menyaksikan pertandingan melalui siaran langsung TVRI.

i

Suasana halaman Kantor TVRI Jakarta yang menjadi lokasi nonton bareng (nobar) resmi Piala Dunia 2026. Antusiasme masyarakat terlihat memadati area nobar untuk menyaksikan pertandingan melalui siaran langsung TVRI.

JAKARTA – Piala Dunia 2026 tak hanya menyajikan pertandingan seru, tetapi juga mengubah kebiasaan banyak warga Jakarta. Demi menyaksikan tim favorit berlaga pada dini hari, banyak orang rela mengurangi waktu tidur.

Salah satunya Permana (30), seorang karyawan swasta di kawasan Senayan. Selama Piala Dunia berlangsung, ia sengaja memasang alarm pada dini hari atau memilih begadang agar tidak melewatkan pertandingan.

“Biasanya saya tidur sekitar jam 9 atau 10 malam. Sekarang rela bangun dini hari atau begadang demi menonton pertandingan. Memang mengantuk, tapi begitu laga dimulai rasa kantuk langsung hilang,” katanya.

Perubahan kebiasaan ini juga terasa di lingkungan kerja. Obrolan di kantor yang biasanya seputar pekerjaan kini berganti menjadi pembahasan hasil pertandingan, gol-gol terbaik, hingga prediksi laga berikutnya.

Hal itu juga dirasakan Febriyan (33), karyawan di kawasan Senayan. Menurutnya, Piala Dunia membuat suasana kantor menjadi lebih akrab.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Resmikan Jembatan 0 Rawalumbu, Rampung 3 Kali Lebih Cepat dari Target!

“Sekarang setiap pagi yang dibahas bukan lagi pekerjaan, tapi pertandingan semalam. Jadi lebih seru karena teman-teman dari berbagai divisi ikut ngobrol dan bercanda,” ujarnya.

Demam Piala Dunia juga terlihat di berbagai tempat. Nonton bareng (nobar) kembali menjadi aktivitas favorit masyarakat. Teras rumah, pos ronda, hingga kedai kopi dipenuhi warga yang berkumpul untuk menyaksikan pertandingan bersama.

Meski harus rela mengurangi waktu istirahat, banyak orang merasa momen ini sangat berharga. Bagi mereka, Piala Dunia bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan dengan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Nathanael Yoga Siap Menginspirasi Hidup Sehat

Selama sebulan terakhir, jutaan masyarakat Indonesia menikmati euforia Piala Dunia melalui siaran TVRI yang menayangkan seluruh pertandingan. Turnamen empat tahunan itu pun menghadirkan rutinitas baru yang penuh semangat dan kebersamaan.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saham Bank Mandiri Melemah 0,95 Persen, Polda Klarifikasi Rekening Warga Pati
Bus rombongan AMPB dilempar batu di tol, aksi 27 Agustus ke DPR RI tetap jalan
AXIS Ajak Anak Muda Mabar di Roblox Lewat AXISLAND
GIFA-METEC 2026 Perkuat Hilirisasi Industri Logam Indonesia
78 Tahun Berdiri, OT Group Punya Tradisi Unik Setiap 17 Agustus
Persib Hajar Sabah FC 3-0, Umpan Notsuda Bikin Gol Ini Jadi Sorotan
Robot AI hingga Kendaraan Medis Jadi Sorotan EDRR 2026 di Jakarta
Komeng Bilang Program Prabowo Bagus, Lalu Nyeletuk Begini

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Saham Bank Mandiri Melemah 0,95 Persen, Polda Klarifikasi Rekening Warga Pati

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Bus rombongan AMPB dilempar batu di tol, aksi 27 Agustus ke DPR RI tetap jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:29 WIB

AXIS Ajak Anak Muda Mabar di Roblox Lewat AXISLAND

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:45 WIB

GIFA-METEC 2026 Perkuat Hilirisasi Industri Logam Indonesia

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:53 WIB

78 Tahun Berdiri, OT Group Punya Tradisi Unik Setiap 17 Agustus

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami