Kepala BKPSDM Sampaikan 10.099 Honorer Database BKN Pemkab Bekasi Akan Masuki Tahap Seleksi

- Redaksi

Selasa, 17 September 2024 - 18:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Upacara Korpri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

i

Upacara Korpri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Cikarang – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin menyampaikan dalam waktu dekat 10.099 orang honorer yang bekerja di Pemerintah Kabupaten Bekasi dan terdata di database BKN akan memasuki tahap seleksi.

Program pemerintah pusat ini menurutnya sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengamanatkan para honorer pada Desember 2024 mesti diselesaikan.

Baca Juga :  Satlantas Polres Bekasi Kota Gelar Razia Penggunaan Lampu Rotator dan Sirene

Hal tersebut disampaikan pada Upacara Korpri bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, di Plaza Pemkab Cikarang Pusat, pada Selasa, (17/06/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengimbau kepada honorer, tetap semangat dan menjalankan tugas dan pekerjaannya dengan baik, karena pemerintah, baik kabupaten, maupun pusat, mereka sangat konsen dan memperhatikan kepada honorer di Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Bekasi Mendatangani Prasasti Fasos Fasum dari PT ISPI Group

Dia menuturkan, mengenai jadwal pastinya, BKPSDM tengah menunggu keputusan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku pelaksana kegiatan. Sebab agenda ini merupakan agenda pemerintah pusat.

Baca Juga :  Pasca Lebaran, Plt Bupati Bekasi Menghimbau Para ASN, Staff Pemkab Bekasi Fokus Kembali untuk Bekerja

“Tinggal menunggu waktu. Kalau informasi terakhir, seleksi dari Honorer ke PPPK ini akan segera dilaksanakan,” ucapnya.

Endin berharap ketika proses seleksi berjalan para honorer bisa beralih menjadi ASN-PPPK.

Pemerintah Kabupaten Bekasi pada tahun ini tidak membuka seleksi CPNS dikarenakan akan fokus menata pegawai Non-ASN menjadi PPPK. (*).

Penulis : Aziz.

Editor : Zam.

Sumber Berita: Rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan
JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Asep Surya Atmaja Minta Direksi Tirta Bhagasasi Fokus Tingkatkan Kinerja
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:53 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Asep Surya Atmaja Minta Direksi Tirta Bhagasasi Fokus Tingkatkan Kinerja

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB