27 Kepala Daerah Sejabar Sepakat Tandatangani Pencegahan Korupsi Bersama Ketua KPK

- Redaksi

Selasa, 16 Maret 2021 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi tidak akan berjalan efektif jika berjalan sendiri sendiri dari Pemerintah Daerah. Kebijakan nasional dalam strategi nasional pencegahan korupsi, kolaborasi dan sinergi menjadi 2 aspek utama dalam upaya pencegahannya.

Pada hari ini, sinergi dan kolaborasi pemberantasan tindak pidana Korupsi pada Pemerintah Daerah khususnya di Kota/Kabupaten se Jawa Barat adakan pertemuan yang dihadiri Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil, Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Eddy Sumitro Tambunan dan Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat Ade Adhyaksa beserta formasi lengkap 27 Kepala Daerah Kota/Kabupaten se Jawa Barat.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairruman J. Putro dan Kepala Inspektorat Kota Bekasi, Widodo Indrijantoro menghadiri acara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesuai dengan kesepakatan bersama antara KPK dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo mengapresiasi yang disebutkan melalui virtual video oleh Irjen Kemendagri, Tumpak Haposan Simanjuntak saat sambutan pada layar virtual video bahwa kerja sama yang terjalin antara 2 instansi bukan hanya terbatas dalam upaya pencegahan korupsi saja namun mencakup pengkajian, penelitian dan pengembangan kompetensi para aparatur di daerah masing masing.

Baca Juga :  Desa Lambangsari Semakin Maju dan Senyaman Kota, Warga Apresiasi Kinerja Kades

“Salah satu musuh utama bangsa yang harus diperangi bersama, butuh suatu upaya yang masif agar korupsi tidak semakin mengakar di Indonesia, salah satunya melalui kerja sama yang dilakukan ini ” papar Itjen Kemendagri

Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil ucap terima kasih kepada hadirnya Ketua KPK yang hadir dalam sinergitas dan kolaborasi untuk pemaparan pencegahan tindak pidana korupsi di masing masing daerah se Jawa Barat, juga mengucapkan terima kasih kepada 27 Kepala Daerah se Jawa Barat yang hadir lengkap pada hari ini, Selasa.(16/3/2021).

Gubernur Jawa Barat memaparkan presentasinya di depan Ketua KPK dalam tujuan Monitoring Center For Prevention (MCP) Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mewujudkan clean government and good governance, 8 area intervensi dan pencapaian MCP Korsupgah KPK terintegrasi tahun 2020 mencapai 91,80 persen.

Baca Juga :  Gubernur Ridwan Kamil – Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat berharap untuk harus mawas diri kepada 27 Kepala Daerah yang hadir dan untuk peringatan bagi diri sendiri sebagai Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat, juga mengingatkan untuk mengevaluasi terhadap daerah masing masing agar jangan sampai terlena dan terjadi kembali peristiwa yang menyedihkan dan tiba tiba ada breaking news Operasi Tangkap Tangan (OTT).

“Sesuai dengan instruksi Presiden dan Mendagri serta arahan dari KPK, untuk tetap fokus pada pencegahan tidak pidana Korupsi. Secanggih apapun, kalau dari batinnya bersiasat capaian ini tidak ada nilainya, kalau ada godaan kita di depan mata, ada nawaitu pada amanah kita. Selesaikan sampai akhir masa jabatan, jangan sampai berhenti ditengah jalan dengan buruk.” Tegas Ridwan Kamil.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPK, Firli Bahuri menyampaikan bahwa KPK tetap berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas SDM di lingkungan KPK, sejalan dengan salah satu misi KPK yakni meningkatkan upaya pencegahan melalui perbaikan sistem dan pendidikan anti korupsi yang komprehensif. Pendidikan sebagai wujud pengembangan kapasitas SDM KPK juga akan dilakukan dengan LAN sebagaimana tercakup dalam nota kesepahaman yang tertanda tangan.

Baca Juga :  Bukan Hanya Cantik, Caleg Millenial Ini Ingin Membangun Rumah Kreativitas

Firli mengatakan kepada peserta yang hadir bahwa LHKPN yang diterima adalah bentuk suatu laporan kepada Kepala Daerah pada laporannya, pencegahan yang telah kita lakukan pada setiap daerah adalah bentuk pencegahan dari diri kita dan setiap instansi yang bergerak, jangan sampai kita terlena dan terbuai jika ada godaan di depan mata kita, karena pada nantinya jika sampai terjadi di daerah maka sebanyak apapun harta kekayaan kita akan tersita, semoga kita tegas dalam menghadapi pencegahan ini untuk kebaikan kita bersama.

“Tujuan utamanya untuk mewujudkan aparatur negara yang profesional, handal dan yang utama berintegritas dalam menghadapi suatu permasalahan dalam pencegahan korupsi” tegas Firli.

Bersama Kepala KPK, Kajati Jawa Barat, dan Wakapolda Jawa Barat, 27 Kepala Daerah menandatangani kesepakatan bersama untuk menyepakati pencegahan tindak pidana Korupsi di wilayah se Jawa Barat.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team
Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat
Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis
Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:32 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team

Senin, 22 Juni 2026 - 08:16 WIB

Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42 WIB

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru