Kejari Cikarang Minta Usut Tuntas Kasus Korupsi Rutilahu

- Redaksi

Jumat, 2 Maret 2018 - 17:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cikarang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang dan Polres Kabupaten Bekasi diminta untuk segera mengusut tuntas kasus dugaan ‘korupsi’ pada bantuan dana untuk program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayah Kecamatan Sukatani yang kian marak.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rakyat Indonesia Berdaya (RIB), Hitler. “Kami meminta kepada Polisi dan Jaksa untuk secepatnya mengusut tuntas kasus tersebut,” ujar Hitler, Jumat (2/3/2018).

Baca Juga :  Perumda Tirta Bhagasasi Berikan Kinerja Terbaik

Menurut dia, Jaksa dan Polisi, jangan hanya menunggu laporan dari masyarakat saja. Seharusnya penegak hukum lebih agresif dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bila penegak hukum dalam penelusuran menemukan indikasi perbuatan tindak pidana korupsi pada masalah tersebut maka secepatnya melakukan proses hukum,” jelas Hitler.

Baca Juga :  KPK Merasa Kelelahan dalam Menangani Korupsi

Berdasarkan hasil investigasi tim LSM RIB di lapangan, kata dia, pihaknya telah menemukan terjadinya indikasi korupsi bantuan dana Rutilahu di wilayah tersebut.

Lanjutnya, plafon anggaran yang seharusnya diterima oleh penerima manfaat sebesar Rp 15 juta namun tidak sesuai dengan jumlah anggaran yang disalurkan. Karena, diduga dana tersebut disunat oleh oknum Pendamping Kegiatan (PK) sebesar kurang lebih Rp 6 juta.

Baca Juga :  6 Orang yang Terjaring OTT Tiba di KPK

“Kejaksaan dan Kepolisian sebagai lembaga hukum harus membuktikan diri akan keseriusannya dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi dana Rutilahu yang ada di wilayah Sukatani. Ini tantangan aparat hukum untuk tidak tebang pilih membongkar kasus tersebut,” tuturnya.(Red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Pendidikan

Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:03 WIB