Tikus-tikus Korupsi di Balik Amal? Dompet Dhuafa Dituding Lakukan Kecurangan Tersistematis!

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa dari GEMASI membawa simbol tikus dalam aksi protes di depan Kantor Dompet Dhuafa, menuntut transparansi dana umat.

i

Mahasiswa dari GEMASI membawa simbol tikus dalam aksi protes di depan Kantor Dompet Dhuafa, menuntut transparansi dana umat.

Jakarta – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (GEMASI) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dompet Dhuafa, yang berlokasi di Gedung Philanthropy Building, Jl. Warung Jati Barat No.14, Jakarta Selatan, Selasa (27/5).

Aksi tersebut menyoroti berbagai dugaan ketidakterbukaan dan penyimpangan dalam pengelolaan dana lembaga filantropi tersebut.

Koordinator lapangan GEMASI, Dicky Armanda, mengungkapkan bahwa sejak berdirinya Dompet Dhuafa pada tahun 1994, terdapat berbagai kejanggalan yang belum pernah dibuka ke publik secara transparan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak kejanggalan di tubuh Dompet Dhuafa sejak awal berdiri. Kita tahu kasus ACT yang mencuat pada 2022, di mana dana masyarakat diselewengkan. ACT sendiri memiliki akar sejarah dari Dompet Dhuafa,” ujar Dicky dalam orasinya.

Baca Juga :  Ade Kuswara Fokus Gali Potensi PAD di Tengah Pemangkasan Anggaran

GEMASI menilai tidak adanya transparansi yang jelas terkait penerimaan dan penyaluran dana yang dihimpun dari masyarakat. Mereka mencurigai adanya praktik monopoli serta dugaan pencucian uang dalam pengelolaan lembaga tersebut.

Menurut GEMASI, dana yang dihimpun Dompet Dhuafa hanya berputar di internal lembaga dan unit-unit bisnis yang berada di bawah naungan yayasan. Di antaranya PT Dompet Dhuafa Corpora (DD Corpora), PT Dompet Dhuafa Niaga, dan PT Daya Consumer Goods.

Selain itu, unit sosial seperti DD Travel, DD Kontruksi, DD Medika, hingga lembaga riset IDEAS juga berada dalam struktur yang dinilai tertutup dan terkesan tidak akuntabel.

“Transparansi laporan keuangan Dompet Dhuafa patut dipertanyakan. Audit yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) bisa saja disesuaikan dengan kepentingan pihak yang membayar,” tambah Dicky.

Baca Juga :  H-8, Jasa Marga Catat 459 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek

Ia juga menyoroti besaran pemotongan dana yang dilakukan lembaga amil zakat ini. “Setahu kami, hak amil hanya sebesar 12,5%, tapi di lapangan pemotongannya bisa mencapai 30-40%. Ini sangat jauh dari ketentuan agama dan peraturan pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dicky menyinggung temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai aliran dana dari ACT yang terhubung dengan jaringan teroris internasional. Ia menyatakan bahwa beberapa pendiri ACT dan Dompet Dhuafa masih memiliki hubungan yang sama, sehingga perlu perhatian serius dari negara.

Sebagai bentuk simbolik, massa aksi menggelar teatrikal dengan mengejar boneka tikus, menggambarkan upaya mengejar “tikus-tikus” korupsi oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Jasa Marga Raih Apresiasi Manajemen Layanan Informasi Arus Mudik 2019

Dalam aksi tersebut, GEMASI menyampaikan enam tuntutan:

  1. Mendesak Dompet Dhuafa untuk membuka laporan keuangan secara transparan kepada publik.
  2. Mendesak Polda Metro Jaya membentuk tim khusus menyelidiki dugaan pencucian uang.
  3. Mendesak Kementerian Agama untuk melakukan audit menyeluruh terhadap Dompet Dhuafa.
  4. Mendesak Baznas untuk segera turun tangan menangani dugaan pelanggaran ini.
  5. Mendesak Kejaksaan Agung, BPK, dan KPK untuk berkolaborasi mengusut dugaan praktik monopoli dan pencucian uang.
  6. Jika terbukti bersalah, meminta pemerintah mencabut izin operasional Dompet Dhuafa.

Aksi berjalan tertib dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Dompet Dhuafa belum memberikan keterangan resmi terkait tuduhan yang dilayangkan GEMASI. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiket Jakarta Fair 2026 Cuma Rp40 Ribu, Bisa Dapat iPhone 17 hingga Mobil!
Promo Bombastis Kacamata Branded di Jakarta Fair 2026, Diskon Tembus 90 Persen!
Keliling Jakarta Fair 2026 Anti Capek! Naik Wara-Wiri Cuma Rp15 Ribu, Begini Rute dan Jadwalnya
VIRAL! Giant Pack Jajanan di Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Ada yang Rela Berdesakan
Kia Siapkan 660 Mobil untuk Piala Dunia 2026, Dari EV9 sampai Carnival
Tak Hanya Belanja, Pengunjung Jakarta Fair 2026 Ramai-Ramai Donor Darah di Tengah Keramaian
TahiLalats Resmi Jadi Official Merchandise Jakarta Fair 2026, Ini yang Ditawarkan
Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:44 WIB

Tiket Jakarta Fair 2026 Cuma Rp40 Ribu, Bisa Dapat iPhone 17 hingga Mobil!

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:35 WIB

Promo Bombastis Kacamata Branded di Jakarta Fair 2026, Diskon Tembus 90 Persen!

Senin, 15 Juni 2026 - 21:56 WIB

Keliling Jakarta Fair 2026 Anti Capek! Naik Wara-Wiri Cuma Rp15 Ribu, Begini Rute dan Jadwalnya

Senin, 15 Juni 2026 - 21:41 WIB

VIRAL! Giant Pack Jajanan di Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Ada yang Rela Berdesakan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:44 WIB

Kia Siapkan 660 Mobil untuk Piala Dunia 2026, Dari EV9 sampai Carnival

Berita Terbaru