“Ada sekitar 51 output yang masuk dalam DDP dan ini tentunya dapat kita sinkronkan dengan program-program baik yang ada di pemerintah daerah, provinsi dan pusat agar terus dikembangkan, untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan berbasis data yang akurat,” tambahnya.
Selain itu Dedy juga berharap dengan ditunjuknya Kecamatan Muaragembong menjadi DDP diharapkan kedepannya apa yang diimpikan oleh masyarakat dapat segera terealisasikan sehingga bisa membantu mensejahterakan masyarakat.
Sementara itu Wakil Kepala Unit Data Desa Presisi, Rajib Gandi mengatakan, tujuan diadakannya DDP ini untuk membantu desa dalam memperbaiki data, agar dapat menciptakan desa yang berkualitas sehingga menjadi bahan untuk perumusan perencanaan pembangunan di desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin program-program pembangunan di desa, dapat tepat sasaran sehingga bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu kami sudah menyiapkan tim untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak muda yang ditugaskan menjadi enumerator (petugas lapangan), sebab kami libatkan sekitar 3 sampai 5 anak muda di tiap-tiap RW untuk dijadikan enumerator,” ungkap Gandi.
Dirinya juga menambahkan, Data Desa Presisi (DDP) yang digagas oleh tim IPB ini sudah dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia seperti, Sumatera Utara, Bali dan wilayah lainnya. (*)
Halaman : 1 2









