Realisasi Investasi 2024 di Jawa Barat Mencapai Rp 251,14 Triliun, Pemprov Jabar Targetkan Lebih Tinggi di Tahun 2025

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat – Realisasi Investasi 2024 di Jawa Barat menjadi yang tertinggi di Indonesia. Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/2/2025).

Dikatakan Bey, investasi Jawa Barat mencapai Rp 251,14 Triliun menyangkut Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) angka tersebut meningkat 19,24 persen dari tahun sebelumnya. Dampak positifnya mampu menyerap 383.707 tenaga kerja, naik 51,41 persen dibandingkan tahun 2023.

Baca Juga :  Diplomat Turki Sebut Rusia Gunakan Taktik Aleppo di Ukraina, Ini Penjelasannya

Atas pencapaian tersebut Bey mengapresiasi semua pihak mulai dari pelaku usaha, pemerintah daerah dan pusat serta masyarakat, dikatakan Bey telah menciptakan iklim investasi kondusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terimakasih juga kepada Bank Indonesia Jawa Barat atas kolaborasi luar biasa berbagai program, termasuk West Java Investment Summit, yang menarik perhatian para investor,” tulisnya di akun Instagram @beytmachmudin, Selasa (11/2/2025)

Lebih lanjut, Bey mengajak semua pihak khususnya pelaku usaha untuk membangun ekosistem investasi lebih baik. Menurutnya Jawa Barat bisa menjadi pusat investasi dan akan mendorong kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga :  Jabar Terus Berkomitmen Tingkatkan Sertifikasi Tanah Tiap Tahunnya

Jajaran Pemprov Jabar mempunyai target tersendiri untuk investasi di tahun 2025. Seperti yang dijelaskan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Nining Yuliastini bahwa target pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 sebesar 5,6 persen.

“Berkaca pada target pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 sebesar 5,6 persen, hitungannya investasi kita harus mencapai Rp270 triliun,” kata Nining, Selasa (11/2/2025).

Baca Juga :  PT. Kereta Api Mengganti Sistem Persinyalan Jalur Kereta

“Tentunya juga dengan mendorong sektor lainnya seperti ekspor impor dan konsumsi,” tambahnya.

Dalam mencapai targetnya, menurut Nining salah satunya dibutuhkan peningkatan kapasitas SDM yang sesuai dengan kebutuhan Investor. Hal ini juga akan selaras dengan penyerapan tenaga kerja.

“Investor yang masuk sudah meminta tenaga kerja dalam jumlah besar, namun tentu dengan spesifikasi yang diinginkan. Balai Latihan Kerja harus jeli melihat kebutuhan ini,” jelasnya. (*)

Penulis : Aldi Salman

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung
Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar
Terdakwa Korupsi Sarjan Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
One Way TransJawa
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026
Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%
Kia Gelar Mall Exhibition Ramadhan 2026, All New Carens dan New Sonet Hadir di Bandung & Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:09 WIB

Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung

Senin, 4 Mei 2026 - 16:18 WIB

Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 4 Mei 2026 - 15:25 WIB

Terdakwa Korupsi Sarjan Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:53 WIB

One Way TransJawa

Berita Terbaru