Bekasi – Sebagai bagian dari pendidikan karakter di luar kelas, Gerakan Pramuka SDN Wanasari 14 sukses menggelar kegiatan Wide Game pada Sabtu, 10 Mei 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 siswa dari kelas 4 dan 5 yang antusias menjelajah alam sambil mengasah keterampilan kepramukaan melalui berbagai tantangan di setiap pos permainan.
Wide Game merupakan salah satu bentuk kegiatan kepramukaan yang dirancang untuk melatih kemandirian, kreativitas, kerja sama tim, hingga ketangguhan fisik dan mental. Mengusung konsep jelajah alam, para peserta ditantang untuk menyelesaikan berbagai misi yang tersebar di pos-pos dengan materi yang mengacu pada Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala SDN Wanasari 14, Ibu Tien Karlina, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi semangat para peserta serta menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini.
“Keikutsertaan dalam kegiatan pramuka adalah pilihan yang sangat tepat. Banyak ilmu kehidupan yang bisa dipetik dari kegiatan ini, seperti kemampuan memecahkan masalah, rasa peduli sosial, dan cinta kasih terhadap sesama makhluk hidup,” ujar Tien Karlina.
Puncak keseruan terjadi di pos terakhir, yaitu tantangan KIM (Kemampuan Indra Manusia) dan halang rintang. Dalam pos KIM, peserta dilatih untuk mengasah kepekaan lima indera mereka, termasuk penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, dan perasa. Permainan ini dirancang untuk meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan ketelitian peserta.
Sementara itu, tantangan halang rintang menuntut kekuatan fisik, koordinasi, keseimbangan, dan kontrol emosi. Anak-anak terlihat antusias melewati berbagai rintangan yang disiapkan, mulai dari melompati halangan, merangkak, hingga menjaga keseimbangan tubuh di jalur yang menantang.
Kegiatan kepramukaan seperti ini menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter anak yang tangguh, berakhlak, disiplin, dan cinta tanah air.
Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin agar nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka tetap hidup dan menjadi bagian dari proses tumbuh kembang generasi muda Indonesia. (*)









