Damkar Kabupaten Bekasi Gerak Cepat Jinakkan Kebakaran, Tiga Unit Langsung Meluncur

- Redaksi

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi berupaya memadamkan kobaran api yang melanda Gedung Pasar Ramayana pada Minggu malam (17/5/2026). Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan menghanguskan sedikitnya tujuh lapak pedagang.

i

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi berupaya memadamkan kobaran api yang melanda Gedung Pasar Ramayana pada Minggu malam (17/5/2026). Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan menghanguskan sedikitnya tujuh lapak pedagang.

Kabupaten Bekasi – Kebakaran melanda bangunan Gedung Pasar Ramayana pada Minggu malam (17/5/2026). Api yang diduga berasal dari korsleting listrik itu menghanguskan sedikitnya tujuh lapak pedagang dan sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran sekitar pukul 19.43 WIB. Hanya berselang beberapa menit, petugas langsung meluncur ke lokasi pada pukul 19.50 WIB dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran.

Sesampainya di lokasi sekitar pukul 20.23 WIB, petugas langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merembet ke area lain di dalam pasar.

Baca Juga :  Prediksi Susunan AKD DPRD Kota Bekasi

Kobaran api disertai asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah pedagang tampak panik berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka sebelum api semakin membesar.

Komandan Pleton 1 Damkar Kabupaten Bekasi, Danny Adha, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 19.43 WIB dan langsung memberangkatkan armada pada pukul 19.50 WIB. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kami kerahkan untuk melakukan penanganan di lokasi,” ujar Danny.

Menurutnya, proses pemadaman cukup menantang karena area pasar dipenuhi material yang mudah terbakar sehingga api cepat membesar.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Dibentuk Serentak di Bekasi, Siap Guncang Ekonomi Desa!

“Petugas langsung fokus melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi pasar,” katanya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek atau korsleting listrik. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan pihak terkait.

“Untuk sementara dugaan penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Namun untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Danny.

Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya tujuh lapak pedagang dilaporkan hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu.

Baca Juga :  Inilah Sederet Manfaat Buah Pala bagi Kesehatan Tubuh

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Fokus utama kami saat di lapangan adalah memastikan api cepat terkendali dan masyarakat tetap aman,” tambahnya.

Setelah berjibaku melakukan pemadaman selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Saat ini kondisi di lokasi telah dinyatakan aman, sementara proses pendataan kerugian masih dilakukan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pengelola pasar dan pemilik usaha untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kebakaran serupa kembali terjadi, terutama di kawasan pertokoan yang dipenuhi material mudah terbakar. (ADV)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
BPK Temukan Dugaan Pemborosan Rp24,56 Miliar di DLH Bekasi, FORTALA Desak APH Bertindak
Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:07 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:48 WIB

Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:47 WIB

Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami